Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Komentari Pernyataan Jokowi Usai Demo UU Cipta Kerja, dr Tirta: Agak Telat

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Sabtu, 10 Oktober 2020 | 13:44 WIB

Komentari Pernyataan Jokowi Usai Demo UU Cipta Kerja, dr Tirta: Agak Telat
Founder Sole Vacation, Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta, memberi keterangan kepada wartawan usai pembukaan Sole Vacation ke-5 di Atrium Ambarrukmo Plaza, Sleman, DIY, Kamis (17/9/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Dirinya agak menyayangkan, jumpa pers tersebut diadakan 24 jam setelah demo.

SuaraJogja.id - Aktivis kesehatan Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta turut angkat bicara terkait dengan munculnya pernyataan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai UU Cipta Kerja.

Pada laman Instagram pribadinya, @dr.tirta, ia mengunggah foto tangkapan layar dari unggahan Instagram @jokowi pada Sabtu (10/10/2020).

Unggahan pria lulusan UGM tersebut saat ini telah mendapat 89.583 ribu suka dan 2.792 ribu komentar dari warganet.

Pada unggahannya, ia menuliskan, "Akhirnya pak @jokowi muncul, dan beliau sendiri yg melakukan jumpa pers. Terimakasih pak presiden atas jumpa persnya."

Pria berusia 29 tahun ini juga mengungkapkan bahwa dirinya agak menyayangkan, jumpa pers tersebut diadakan 24 jam setelah demo, sehingga dirasa cukup terlambat. Ia pun berharap, pernyataan pers yang dilakukan oleh Jokowi dapat menenangkan hati rakyat.

Selanjutnya, mantan dokter yang koni menjadi pengusaha jasa cuci sepatu ini menuliskan bahwa dirinya, yang didapuk sebagai salah satu relawan lapangan selama pandemi, turut membantu korban yang terluka selama demo.

Dokter Tirta kemudian memberikan tanggapannya sebagai WNI terhadap kebijakan pemerintah yang baru-baru ini menuai banyak kontra dari masyarakat.

Pertama, ia mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap klarifikasi dari pihak pemerintah terkait UU Cipta Kerja yang dirasa terlambat.

"...Penolakan dan issue omnibus sejatinya sudah ada sejak 5-6 bulan lalu. Karena 'draft awal ruu' itu beredar luas sejak beberapa bulan lalu. Harusnya sejak itu, jubir pemerintah (ga perlu pakde) yg membuat klarifikasi penjelasan, jangan nunggu ada kericuhan baru klarifikasi. Tapi yowis telat gpp. Dripada ga sama sekali," ungkap dr Tirta.

Kedua, ia memberikan tanggapannya terkait dengan pengesahan UU Cipta Kerja di tengah pandemi, yang membuat masyarakat susah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait