SuaraJogja.id - Ustadz Abdul Somad (UAS) dipastikan batal hadir untuk menjadi narasumber di Masjid Kampus UGM, Sabtu (12/10/2019) dalam acara Kajian Profetik dan Jama’ah. Kepastian informasi ini didapat Takmir Masjid pasca menerima surat dari rektorat UGM.
UAS sedianya hadir dalam Diskusi "Integrasi Islam dengan IPTEK: Fondasi Kemajuan Indonesia" bersama Prof. Indra Bastian, MBA, Ph.D. pada Sabtu 12 Oktober 2019 pukul 12.45 - 14.30 WIB. Namun UAS batal hadir karena desakan Rektorat UGM dengan Surat Nomor 7295/UN1.P.I/HMP/KM/2019.
"Demi menjaga keharmonisan suasana kehidupan di kampus UGM," papar Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, Mashuri Maschab dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/10/2019) malam.
Dengan adanya keputusan baru dari rektorat ini, Takmir Masjid Kampus UGM meminta maaf kepada peminat Kajian Profetik dan Jama’ah yang berminat menghadiri diskusi itu.
Sebelumnya, Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani mengungkapkan pelarangan itu dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan non-akademik dengan jati diri UGM. Kegiatan yang dilakukan UAS sebagai pembicara dimungkinkan tidak selaras dengan jati diri UGM.
"Iya, tidak sesuai keterkaitan acara dan pembicaranya," ujarnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Video AI Catut Gubernur DIY Beredar di WhatsApp, Publik Diimbau Waspada Modus Penipuan
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan