SuaraJogja.id - Ribuan peserta Canon PhotoMartahon Indonesia 2019 datang meramaikan Sleman City Hall, Jalan Magelang, Kecamatan dan Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (3/11/2019).
Kompetisi fotografi tahunan terbesar se-Indonesia dan Asia itu diikuti 1.933 peserta dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatra.
Bahkan, tak hanya melibatkan fotografer profesional, Canon PhotoMarathon Indonesia 2019 juga memberi kesempatan bagi kalangan pelajar, termasuk siswa SD, untuk berkompetisi.
"Fotografi tidak hanya milik orang dewasa. Fotografi untuk semua kalangan, pria dan wanita, tua dan muda, profesional dan mereka yang masih belajar. Kategori pelajar di Canon PhotoMarathon Indonesia 2019 memberikan kesempatan generasi muda untuk mengasah bakat fotografinya dan memunculkan bibit unggul di dunia fotografi," ujar Canon Division Director PT Datascrip Merry Harun.
Lomba ini terbagi dalam dua kategori, yaitu umum dan pelajar, yang berlangsung dalam tiga sesi dengan tema yang berbeda.
Tema pertama "Segar", kemudian setelah waktu hunting selesai, peserta dihadapkan pada tema kedua, "Garis Unik", lalu tema ketiga adalah "Kekayaan Indonesia".
Dalam kompetisi ini, peserta memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah. Namun tak hanya itu, mereka juga menjadikan acara ini sebagai kesempatan untuk saling berbagai dengan para fotografer dari berbagai daerah.
"Tidak hanya hadiah menarik karena senilai ratusan juta rupiah, peserta juga disuguhi aneka hiburan, seni, serta sharing ilmu fotografi dari fotografer profesional," tambah Merry Harun.
Baca Juga: Canon EOS M6 Mark II Resmi Hadir di Indonesia dengan Fitur Canggih
Berdasarkan pantauan SUARA.com, para peserta pun tak terlihat lesu, bahkan terus bersemangat mengikuti acara yang dilaksanakan sampai sore itu.
Pagi sebelumnya, Merry Harun, Vice President Regional CII Product Group Canon Singapore Pte Ltd Eiichi Udagawa, Marketing Manager Regional CSP Sales sekaligus Marketing Divison Canon Singapore Pte Ltd Hiromu Akiyama, membuka acara, bersama para juri dan fotografer profesional yang menjadi pembicara seminar: Azcha Tobing, Adhitya Wibhawa, dan Ardianto.
Berita Terkait
-
Kompetisi Fotografi Terbesar di Tanah Air Diikuti oleh Ribuan Peserta
-
Bikin Geleng Kepala, Ini Karya Absurd Fotografer Makanan Asal Spanyol
-
Potret 5 Model Bernuansa Pornografi, Fotografer ABD Ditangkap Polisi
-
Jarang yang Tahu, Ini Aksi Bahaya Fotografer Memotret Pembalap di Sirkuit
-
Menyentuh Hati, Fotografer Berbagi Kisah Haru Memotret Pasangan Kakek Nenek
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan