SuaraJogja.id - Satu Warga Negara Asing (WNA) (mahasiswa) Jepang yang dirujuk ke RSUP Dr Sardjito dan dirawat di ruang isolasi, kondisinya sudah stabil.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Paru RSUP Dr Sardjito, Ika Trisnawati menjelaskan, sampel pasien sudah dikirim ke Balitbangkes Kemenkes dan ia berharap hasil laboratorium bisa turun dalam satu atau dua hari ke depan.
Kondisi pasien saat ini semakin membaik, sudah tidak demam dan sudah tenang.
"Hanya saja, karena ia tidak bisa menggunakan bahasa Inggris dengan baik, maka kami menggunakan Google Translate. Berkat itu, komunikasi cukup baik dalam dua arah, tidak ada kendala bahasa," kata dia, kepada wartawan, Jumat (6/3/2020).
Mahasiswa asal Jepang tersebut diketahui berlibur ke Indonesia dan dirujuk ke RSUP Dr.Sardjito pada 2 Maret 2020 pada pukul 15.30 WIB.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan menambahkan, tim medis telah melakukan pemeriksaan laboratorium untuk COVID-19 baik dari swab dan serum, rontgen dan pemeriksaan laboratorium rutin. Adapun hasil pemeriksaan swab CoVID belum keluar dari Litbangkes," kata dia.
RSUP Dr.Sardjito mengimbau seluruh masyarakat untuk tenang dan tidak panik dalam menyikapi COVID-19.
Koordinasi lintas fungsi telah dilakukan baik Kemenkes, dinas terkait, maupun rumah sakit jejaring yang ada.
"Cuci tangan dengan baik dan benar akan memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ucapnya.
Baca Juga: Suspect Corona, Satu WNA Masuk RSUP Dr Sardjito
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Kemenkes Akan Sampaikan Penyebab Meninggalnya Pasien Suspect Corona di RSPI
-
Kebanyakan Cuci Tangan Jadi Bikin Kulit Kering, Jangan Lupa Pakai Losion!
-
2 Lagi WNI Dinyatakan Positif Virus Corona: Usia 32 dan 34 Tahun
-
Tambah 2 Orang, WNI Positif Virus Corona Bertambah Jadi 4 Pasien
-
Lindungi Atlet, Kemenpora Sosialisasi Pencegahan Virus Corona
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan
-
Lempar Botol ke Barikade hingga Bakar Tumpukan Botol, Demo Mahasiswa Bertahan di DPRD DIY
-
Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar
-
Aksi Mahasiswa di DPRD DIY Memanas, Kaca Pintu Pecah dan Tembok Dicoret
-
Ribuan Mahasiswa Jogja Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kampus Resmi Beri Izin Turun ke Jalan