SuaraJogja.id - Satu pasien suspect Covid-19 atau virus corona dirujuk ke RSUP Dr Sardjito, Senin (09/03/2020). Pasien anak laki-laki berusia 3 tahun ini dirujuk dari RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
Plh Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Rukmono Siswishanto di rumah sakit setempat, Selasa (10/03/2020) mengungkapkan pasien baru tersebut dalam masa pengawasan. Sardjito sudah memeriksa sempel swap dahak dan darah.
"Hari ini sudah kami kirim ke litbangkes kemenkes," ujarnya.
Sementara Dokter Spesialis Anak Konsultan Paru RSUP Dr Sardjito, Amalia Setiyati mengungkapkan pasien anak yang dirawat tersebut sebelumnya berkunjung ke Kota Depok, Jawa Barat. Namun dari analisa tim dokter, pasien tidak ada kontak dengan pasien yang positif corona di Depok.
Pasien dibawa ke rumah sakit karena setelah pulang dari Depok pada 3 Maret 2020 lalu mengalami gejala flu dan batuk pilek. Karenanya RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta kemudian merujuk pasien ke Sardjito.
"Sudah kami rawat setelah dirujuk dari RS PKU Muhammadiyah Kota Jogja, dirawat sampai tadi masih demam, siang sudah tidak demam dan tidak ada sesak nafas," ungkapnya.
Amalia menambahkan, penanganan pasien prinsipnya sama. Tim medis memberikan antibiotik. Pasien juga diperlakukan laiknya pasien pneumonia biasa.
"Perlakuan sama dengan pasien yang lain, di ambil sempel dan masih dalam monitoring," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Pasien Suspect Corona di Sardjito Meninggal, Diagnosis Pneumonia Bakterial
Berita Terkait
-
Tangani Corona di Jakarta, Pemprov Gelontorkan Anggaran Rp 54 Miliar
-
Naik Lagi Jadi 27 Pasien: 5 Wanita dan 3 Lelaki Indonesia Positif Corona
-
RSPI Sulianti Saroso Pastikan Kebutuhan Alat Pelindung Diri Mencukupi
-
Takut Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Suami Kunci Istri di Kamar Mandi
-
RS Banyak Kehabisan APD, RSPI Sulianti Saroso Akui Stoknya Masih Cukup
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan
-
Lempar Botol ke Barikade hingga Bakar Tumpukan Botol, Demo Mahasiswa Bertahan di DPRD DIY
-
Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar
-
Aksi Mahasiswa di DPRD DIY Memanas, Kaca Pintu Pecah dan Tembok Dicoret
-
Ribuan Mahasiswa Jogja Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kampus Resmi Beri Izin Turun ke Jalan