Sesuai dengan arahan dari Kemenkes, Agus menyebutkan rapidtest diutamakan untuk tenaga medis dan orang yang memiliki kontak erat dengan pasien yang dikonfirmasi positif COVID-19.
Alat rapidtest tersebut akan digunakan untuk menguji total 325 orang. Setiap orang akan mengikuti dua kali tes dengan jarak antar tes selama sepuluh hari.
"Di beberapa puskesmas sudah dilakukan, termasuk di Sewon tadi juga sudah kita lakukan," kata Agus.
Rapidtest sudah mulai dilakukan kepada tenaga medis di tingkat puskesmas. Termasuk juga kepada orang yang berkontak erat dengan pasien covid-19. Meski mendapatkan pasokan dari pemerintah pusat, Agus mengaku pihaknya tetap mengusahakan untuk melakukan pengadaan alat rapidtest mandiri.
Saat ini, pihaknya telah memesan 1000 alat rapidtest yang dapat digunakan oleh 500 orang. Namun, jika kedepannya tren penderita corona terus meningkat, Dinkes akan mempertimbangkan pengembangan objek tes, seperti pada masyarakat umum.
Berita Terkait
-
Alhamdulillah! Indonesia Sudah Punya 200.000 Reagen PCR untuk Tes Covid-19
-
85 Anggota DPRD Banten Jalani Rapid Test Virus Corona, Ada yang Menolak
-
Ikuti Korsel, Pemprov Jabar Lakukan Rapid Test Covid-19 ke 300 Ribu Warga
-
Viral Ojol Peluk Anak sampai Dicari Kapolres dan 6 Berita Populer Lainnya
-
Indonesia Jadi Salah Satu Negara dengan Pengujian Covid-19 Terburuk
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis