SuaraJogja.id - Vokalis grup band Endank Soekamti, Erix Soekamti baru saja mengunggah video kebersamaannya dengan keluarga menikmati liburan di Gunungkidul. Tidak hanya berkemah, mereka juga menjajal makanan laut segar yang dimasak langsung oleh penduduk lokal.
Melalui akun YouTubenya, Erix menunjukkan pengalaman berkemahnya di Pantai Mbuluk, Gunungkidul. Ia menyebut bahwa tempat tersebut merupakan salah satu kawasan yang belum banyak dijamah oleh wisatawan.
"Tadi sempet jalan-jalan, menyisir pantai. Kan termasuk pantai yang baru, Jadi belum sempet eksplorasi sampe sini," kata Erix sambil menunjukkan pemandangan pantai tersebut.
Erix mengatakan, bahwa kawasan tersebut dipenuhi dengan terumbu karang dan gua-gua kecil yang sangat indah. Bersama dengan istri dan anaknya, ia menyusuri satu per satu gua tersebut, sambil bermain air laut.
Ia mengatakan, dengan pemandangan yang sangat indah pasti sudah banyak fotografer yang sudah berkunjung ke sana. Namun, Erix juga mengatakan lokasinya yang cukup tertutup membuat pantai tersebut jarang dikunjungi wisatawan.
Selain terbuai dengan keindahan alam yang disuguhkan, Erix juga dibuat bersyukur bertemu dengan masyarakat lokal di sekitar pantai. Oleh Bu Broto, pemilik salah satu taman bunga di Gunungkidul, Erix dimanjakan dengan kemampuannya mengolah hasil laut.
"Sumberdaya lautan, mulai dari tumbuhan, ikan-ikan, itu semuanya dimanfaatkan untuk membuat makanan. Luar biasa sekali," ujar Erix memuji.
Dibantu Bu Broto, Istri Erix memasak keong laut hasil tangkapan nelayan di malam hari. Menggunakan kompor portable, pria asal Klaten tersebut memasak keong laut di tepi pantai.
Ia menyampaikan, wanita yang membantunya mengolah hasil laut tersebut sudah kerap menjuarai kontes masak nasional. Bahkan sampai saat ini, wanita tersebut sudah memiliki 250 resep olahan hasil laut yang dibagikan untuk pelatihan wanita di pesisir pantai.
Baca Juga: Sudah Dibuka, Intip Pesona Pantai Kukup Gunung Kidul
Tidak hanya itu, perempuan berambut keriting itu juga sudah kerap memasak untuk mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Menurut penuturannya, Susi era presiden Jokowi tersebut kerap berkunjung ke sana.
Suasana pantai dengan semilir angin dan aroma air laut yang kuat menambah nafsu makan Erix utuk menyantap sajian keong laut. Ia menyantap makanan tersebut sambil bercanda dengan rekan dan keluarganya.
Tidak hanya menyoroti keindahan alam dan kekayaan hasil lautnya, Erix juga menunjukkan adanya sampah di beberapa titik. Seperti di gazebo yang terletak di tebing, terlihat banyak sampah plastik dan bungkus makanan yang berserakan di bawahnya.
"Itukan peraturan nomor satu buat Barack, masa iya kamu juga mau memakai peraturan itu," ujar Erix kepada pengikutnya agar meningkatkan kesadaran diri dalam membuang sampah pada tempatnya.
Menutup video perjalanannya, Erix mengatakan bahwa alam yang indah merupakan anugerah dan bisa menjadi berkah bagi yang bisa mengambil hikmah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais