SuaraJogja.id - Tidak ingin kecolongan dengan adanya kasus baru Covid-19 yang menyebar di Kulon Progo, antisipasi terus dilakukan jajaran Pemkab Kulon Progo. Salah satunya melalui tindakan tegas yang akan dilakukan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo kepada usaha wisata yang tak mengindahkan protokol kesehatan.
Tidak main-main, tindakan tegas berupa penutupan usaha wisata yang ada di Kulon Progo menjadi salah satu opsi yang bakal dilakukan. Ketegasan ini tidak lain guna memastikan, semua pihak tetap patuh pada protokol kesehatan yang telah diberikan.
"Ketegasan ini sebenarnya sudah dari proses verifikasi hingga turunnya rekomendasi. Intinya, semua pelaku jasa wisata diharap mematuhi aturan yang ada. Kalau memang ada yang ngeyel, ya kita tutup kembali," ujar Kepala Dispar Kulon Progo Joko Mursito usai meninjau penerapan protokol kesehatan di Rumah Makan Dapur Semar, Kapanewon Wates, Kamis (23/7/2020).
Dijelaskan Joko, sudah ada beberapa pelaku jasa wisata yang beroperasi kembali di Kulon Progo. Pembukaan kembali itu tentunya setelah melewati beberapa rangkaian proses verifikasi yang diminta oleh Dispar dan Gugus Tugas Kabupaten.
Kegiatan mulai dari simulasi hingga uji coba pembukaan kembali itu sudah dijalani dengan tertib oleh pihak-pihak terkait. Bagi yang sudah dinyatakan boleh beroperasi kembali itu, artinya, mereka sudah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) pencegahan Covid-19 yang dibuktikan dengan terbitnya surat rekomendasi.
"Rumah makan sudah ada sekitar 25 usaha yang telah mengajukan simulasi, tapi baru 10 yang bisa dilakukan verifikasi. Artinya, mereka sudah buka. Sedangkan, destinasi wisata ada sekitar 11 objek wisata dan lima sudah terverifikasi, tinggal menunggu rekomendasinya," ungkapnya.
Ditegaskan Joko, pihaknya bakal terus melakukan pengawasan kepada objek wisata dan tempat pendukung lainnya. Tidak lupa, pihaknya juga meminta untuk dilakukan pencatatan atau pendataan bagi setiap pengunjung yang datang, terkhusus yang datang secara rombongan.
"Pengecekan oleh petugas yang ada tidak boleh lengah, pengunjung dari luar wilayah dipastikan wajib membawa surat keterangan sehat," tegasnya.
Senada, Wakil Bupati Kulon Progo, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Fajar Gegana, mengatakan, bakal terus memperkuat pengawasan terkait dengan penertiban protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pihaknya terus berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait guna mendukung pengawasan tersebut.
Baca Juga: Simulasi Pembukaan Tempat Kebugaran
"Pasti kami awasi, kalau benar ditemukan pelanggaran, bakal langsung kami tindak. Setelah evaluasi, jika memang masih tidak berubah, bakal ditutup. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja terkait dengan tindakan tegas itu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Simulasi Pembukaan Tempat Kebugaran
-
Sambut New Normal, Dispar DIY Kenalkan Pranatan Anyar Plesiran Jogja
-
Mulai Hari Ini, Operasi Patuh Jaya Juga Sasar Pelanggar Protokol Kesehatan
-
Tak Terpengaruh Pandemi, Sapi Madura di Kulon Progo Tetap Banjir Peminat
-
Melihat Pembuatan Mural Proklamasi Jelang HUT RI Ke-75
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup