SuaraJogja.id - Sebuah video Tiktok yang membagikan momen ketika seorang mahasiswa beralmamater hijau yang sedang beristirahat karena habis melakukan sebuah observasi kemudian diberi minuman gratis oleh seorang anak kecil viral di media sosial Tiktok.
Ternyata para mahasiswa yang memakai alamamater berwarna hijau ini dikira merupakan salah seorang mahasiswa yang ikut aksi tolak UU Cipta Kerja, sehingga ada orang yang berbaik hati yang memberikan minuman gratis kepada mereka berdua sebagai wujud apresiasi.
Video ini diunggah di Tiktok oleh akun @saykafajrina pada Selasa (6/10/2020).
Saat ini, video Tiktok tersebut telah ditayangkan sebanyak 3,2 milyar tayangan, serta mendapat 590,5 ribu suka, dan 23 ribu komentar.
Pada awal video ini, diceritakan bahwa pemilik akun tersebut bersama temannya habis melakukan observasi untuk tugas kuliahnya, mereka terlihat sedang beristirahat, tiba-tiba muncul anak kecil yang memberikan minuman es cokelat untuk dirinya dan temannya.
"Jadi kita habis observasi SD untuk tugas kuliah. Dan kita pake almet kampus. Tiba-tiba ada anak kecil kasih minuman. Ternyata dari bapaknya yang jualan disana. Karna dikira kita mau turun aksi," tulis akun @saykafajrina.
Kemudian, dalam video tersebut terlihat teman dari pemilik akun yang mengunggah video ini menangis karena terharu, temannya itu merasa bahwa ternyata semua lapisan masyarakat termasuk mereka rakyat kecil benar-benar menghargai aksi mahasiswa yang turun ke jalan untuk menyuarakan suaranya.
"Temen gua sampe nangis terhari. Karna dia ngerasa mereka 'rakyat kecil' bener-bener menghargai banget mahasiswa yang turun aksi buat mewakili suara mereka," ujarnya.
Pada akhir video tersebut, akun @saykafajrina juga turut menitipkan semangatnya untuk mahasiswa dan semua yang turut turun langsung ke jalan untuk mendemo pengesahan UU Cipta Kerja.
Baca Juga: Respon Isu Tsunami 20 Meter, BPBD Bantul Gelar Simulasi Penanganan Bencana
"SEMANGAT DAN HATI-HATI!! Buat yang turun aksi/demo untuk tolak pengesahan UU cipta kerja. Ini bukti rakyat berterima kasih atas pejuangan kalian," pungkasnya.
Pada kolom komentar, pemilik akun @saykafajrina setelah mengkonfirmasi, bahwa ternyata yang memberikan minuman es cokelat gratis ini adalah seorang satpam atau penjaga komplek di tempat kejadian, dan bukan penjual es tersebut yang memberikannya.
Video unggahan ini menuai banyak respon dari warganet. Mereka turut terharu ketika menonton video tersebut.
"GW NONTONNYA NAGISS WOY. SEMOGA REJEKI BAPAKNYA SELALU LANCAR DAN ADEKNYA BISA JADI ORANG YANG SUKSES KEDEPANNYA," tulis akun @Devi Suppasit Horan.
"ikutan nangis parah, kebayang sibapak berharap mahasiswa untuk keadilan," ujar akun @Richie.
"PLS LAH DARI PAGI GUA MASI B AJA SAMA MASALAH INI TAPI SEJAK LIAT VID INI, SUBHANALLAH NANGIS TERHARU," kata akun @wargatiktok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga