SuaraJogja.id - Pascapengesahan UU Cipta Kerja pada Senin (5/10/2020), Ketua DPR RI Puan Maharani dibombardir hujatan oleh masyarakat.
Amarah publik pun diduga turut berimbas pada putri Puan Maharani, Pinka Haprani. Dikabarkan bahwa Pinka kini kehilangan ribuan followers di Instagram sejak UU Cipta Kerja disahkan.
Sebagai anak seorang politikus tersohor, nama Pinka Haprani memang jarang didengar. Namun setelah ditelusuri, anak Puan Maharani ini memiliki beberapa akun media sosial yang ia gunakan sebagai wadahnya berekspresi.
Dilansir Hops -- jaringan Suara.com, Pinka, yang kini berusia 20 tahun, dikenal publik sebagai sosok yang tidak tertarik dengan politik. Ia justru lebih aktif berkiprah di dunia fashion.
Dara yang kini sedang menempuh pendidikan di London ini kerap membagikan OOTD di laman media sosialnya. Ia bahkan memiliki blog pribadi dan kanal YouTube yang ia tujukan untuk menyalurkan hobinya di bidang fesyen.
Di Instagram, Pinka disebut-sebut memiliki ribuan followers, tetapi sayangnya sejak isu UU Cipta Kerja disahkan, Pinka kecipratan hujatan warganet di media sosial seperti sang ibu.
Sindiran tentang Pinka bahkan ramai beredar di TikTok. Salah satu video di TikTok pun menyebutkan bahwa Pinka ditinggal banyak followers sejak ibunya banyak dikritik. Dalam video itu diperlihatkan jumlah followers Pinka sebelum dan sesudah DPR mengesahkan UU Cipta Kerja.
“Silahkan yang mau silaturahmi,” tulis akun @desssiyyy dalam videonya yang memperlihatkan tangkapan layar jumlah followers Pinka yang mencapai 3.130, 960 following dan 143 postingan.
Lalu pada video yang lain, followers Pinka terlihat tinggal ratusan saja di video itu.
Baca Juga: Soal Aksi Puan Maharani Matikan Mik, Melanie Subono: Kasihan Sama Kakeknya
“Emaknya yang buat masalah, anaknya yang hilang followers,” tulis akun @milkteanyaa.kaka sambil menunjukkan jumlah followers Pinka yang menyusut ke angka 657, dengan 944 following dan 143 postingan.
Berita Terkait
-
Buruh Penolak UU Cipta Kerja Demo, Kantor Wali Kota Batam Ditutup
-
Analis: Saya Pikir, There Is No Way Jokowi akan Batalkan UU Ciptaker
-
Cegah Buruh Mendekat, Jalan Menuju Gedung DPR Ditutup Kawat Berduri
-
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Semarang, yang Bikin Rusuh Ternyata Anak SMK
-
Ribuan Tentara dan Polisi Bersiap 'Sambut' Demo Buruh Tolak UU Cipta Kerja
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup
-
Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan