SuaraJogja.id - Akun TikTok @noviarekareka membagikan kisahnya yang diputuskan oleh sang kekasih lantaran ikut demo menolak Omnibus Law. Alih-alih mendapatkan perhatian dari warganet, curahan hati gadis ini justru jadi bahan cemooh.
Video tersebut dibagikan ulang oleh akun Instagram @smart.gram. Dalam tayangannya diperlihatkan tangkapan layar pesan elektronik antara pemilik video dengan kekasihnya. Terlihat, kekasihnya terus mengirimkan pesan dan menelepon gadis itu, tetapi tidak diangkat.
Kekasihnya itu juga meminta Novia untuk segera pulang. Namun, gadis ini hanya membalas secara singkat dan meminta kekasihnya untuk tidak berisik.
Akhirnya, kekasihnya memilih untuk memutuskan hubungan dengan Novia karena merasa Novia sudah tidak bisa diatur lagi.
Selain potongan percakapan dengan mantan kekasihnya, gadis ini juga membagikan foto-foto ketika ia mengikuti demo bersama rekan-rekannya. Dengan jas almamater hijau, ia berpose dengan rekannya baik perempuan maupun laki-laki.
Di Akhir video, Novia juga menuliskan bahwa tidak masalah baginya diputuskan pacar karena sudah mendapatkan yang satu pemikiran dengannya.
Diduga, gadis ini juga sudah bertemu dengan pria pilihannya ketika mengikuti demo. Dari emoji tertawa yang digunakan, seolah menunjukkan gadis ini benar-benar tidak ambil pusing ditinggal pacarnya.
Sejak diunggah pada Rabu (14/10/2020), video ini sudah disukai hampir 8.000 kali oleh warganet.
Ada ratusan komentar yang di antaranya justru mencemooh aksi gadis ini.
Baca Juga: BEM Unair Sesalkan Cuitan Guru Besarnya, Henry Subiakto Terkait Buruh
Beberapa menilai, gadis ini hanya ikut demo untuk memenuhi kebutuhan konten di media sosialnya.
Lihat curhatan gadis ini DI SINI.
"Mbaknya demo buat nyari yang baru ya?," tulis akun @hayumutualan.
"Yang laki-laki bener sih. Masih pacaran aja diatur bener gak mau apa lagi jadi bini," komentar akun @evibeychind90.
"Halah, demo masih sempet-sempetnya foto-foto kayak gitu, malah foto-fotonya juga bareng cowok lagi. Paling cuma buat keren-kerenan aja itu. Kalau beneran demo tuh tancap lah, nggak usah gaya-gayaan begitu, mahasiswa yang lain kan banyak yang demo fokusnya ya apa yang bakalan di demoin. Bukan malah keren-kerenan foto gitu. Pantes pacarnya males, diajak baik nggak bisa. Calon ngurus anak loh kamu itu, dasar lu ting ting," tanggapan akun @ocvida_ie.
Sementara akun @dwi_anugrahwp menyampaikan, "Demonya bukan menyuarakan aspirasi, mending ikut demo masak mba."
Berita Terkait
-
BEM Unair Sesalkan Cuitan Guru Besarnya, Henry Subiakto Terkait Buruh
-
Polisi Banten Jelaskan Buku Tan Malaka Milik Mahasiswa Tersangka Demo Ricuh
-
Ini Cerita Siswa di Brebes Ikut Sekolah Virtual Ganjar
-
47 Pendemo Tolak UU Ciptaker Reaktif Corona, Dikirim Polisi ke Pademangan
-
Pengen Bisa Sekolah Virtual Secara Gratis di Jateng? Ini Syaratnya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais