SuaraJogja.id - Meski pandemi telah menjungkirbalikkan dunia Anda, jangan menyerah. Setelah 8 bulan bergelut dengan ketidakpastian ekonomi, saatnya bangkit dan menata kembali hidup yang sempat berantakan gegara pandemi Covid-19. Salah satunya dengan berwirausaha, mungkin? Tapi, mungkinkah melakukan wirausaha kala pandemi?
Wirausaha kala pandemi memang bukan hal yang mudah. Bahkan bagi para pemain lama, mulai dari usaha berskala besar, UMKM, hingga kuliner pinggir jalan, pandemi telah memberi dampak luar biasa. Pandemi membuat mereka harus memikul beban operasional yang berat tanpa didukung pemasukan yang seimbang.
Namun, selalu ada celah di tengah keterpurukan. Tak sedikit orang yang jeli melihat peluang di balik krisis. Salah satunya adalah Annisa R. Amalia, seorang dokter gigi anak yang kini banting setir jualan donat.
Pandemi Covid-19 membuat jadwal praktiknya sebagai dokter gigi jadi terbatas. Akhirnya, untuk menjaga pemasukan keluarga, ia mengajak ibunya untuk memulai usaha jualan donat frozen.
Berawal dari membuat donat untuk konsumsi sendiri, kemudian meminta orang lain untuk mencoba donat buatannya, perempuan yang kerap disapa Icha ini pun akhirnya memberanikan diri menjual donat frozen buatannya. Dari yang awalnya Icha hanya menjual 160 buah donat yang dikirimkan ke berbagai wilayah di Jakarta, kini ia mampu menjual sekitar 400 donat dalam sehari.
Selain Icha, ada pula duo Obin Ousbourne dan Derry Firmansyah, yang merupakan pengusaha custom handstiching and handwork. Keduanya memutuskan masa pandemi ini sebagai awal untuk memperkenalkan Toekang Ketjos. Melalui tangan-tangan kreatif keduanya, Toekang Ketjos menawarkan kustomisasi item fesyen dengan berbagai teknik jahit dan pola.
Ide yang ditawarkan sebenarnya sederhana saja. mengutip laman Instagram @toekangketjos, mereka menulis, "Seberapa sering kita melihat satu jenis sepatu yang di pakai banyak orang di tempat nongkrong? Males nggak sih kalo punya sepatu kembaran sama orang? Tenang, nggak usah bete, soalnya itu nggak bakal menyelesaikan masalah. Solusinya adalah cari sepatu yang sudah lama banget dipakai dan punya warna yang sudah nggak oke, bawa ke kami!!!"
Berbeda dengan ketiga pengusaha di atas yang memulai langkah saat pandemi datang, R Fitriandaka Kurnia telah memulai bisnis pembuatan kaki palsu sejak tahun 2007. Meski termasuk pemain lama, Kurnia mengaku pandemi juga sempat menghantam bisnisnya.
"Di bulan Maret sampai April, di awal pandemi, kita masih takut. Pasien kita batasi untuk datang, dan mereka pun takut untuk datang. Di bulan-bulan itu penjualan kamu sangat berdampak," paparnya ketika dikunjungi Suara.com di awal Oktober lalu.
Baca Juga: Begini Cara Kemenpora Dukung Wirausaha Muda Indonesia
Namun, seiring dengan disosialisasikannya protokol kesehatan oleh pemerintah, Kurnia dan seluruh pegawainya pun mulai beradaptasi dengan kondisi pandemi. Perusahaan yang bergerak dalam pembuatan kaki palsu, tangan palsu, dan alat alat bantu gerak tubuh itu pun mulai beraktivitas normal, dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Normal seperti semula, sih, belum, tapi 80-90 persennya sudah mulai hampir normal," katanya.
Para pengusaha di atas pun punya kiat masing-masing agar bisnis mereka tetap jalan di tengah pandemi. Icha, misalnya, selain memanfaatkan driver ojol untuk mengantar donat frozen kepada para pelanggannya, ia juga membuka lapak di e-commerce untuk memperluas jangkauan pembelinya.
Sedangkan Kurnia memberi tips kepada setiap pengusaha dan entrepreneur untuk beradaptasi dengan kondisi yang ada. "Memodifikasi produk, inovadi di produk atau jasa agar bisa mengakomodir kondisi pandemi saat ini. Kalau kita tidak betadaptasi, kita mati," tandasnya.
Keempat pengusaha tersebut akan berbagi lebih banyak cerita pada webinar "Ubah Krisis Jadi Peluang: Kiat Wirausaha Kala Pandemi" yang diadakan Suara.com bekerja sama dengan Satgas Covid-19, hari ini, Jumat 30 Oktober 2020 pukul 14.00.
Anda bisa menyaksikan webinar tersebut secara gratis dengan cara mendaftar ke 081381205128 dengan menyertakan nama lengkap dan nomor Whatsapp. Atau bisa juga disaksikan secara live di YouTube Suaradotcom.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!
-
Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis
-
Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara
-
Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob
-
Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung