Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 05 November 2020 | 11:05 WIB
Habib Rizieq dari Mekkah serukan aksi. (YouTube/FRONT TV)

SuaraJogja.id - Menjelang kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Sekretaris Umum FPI Munarman menyatakan bahwa Habib Rizieq akan pulang di Hari Pahlawan, 10 November, dengan membawa revolusi akhlak.

"[Habib Rizieq] pulang pada tangal 9 November dari Jeddah, Saudi Arabia. Kemudian sampai di sini [Indonesia] insyaallah tanggal 10 November. Kita tahu ini adalah Hari Pahlawan di Indonesia," ujar Munarman di Apa Kabar Petang, dikutip SuaraJogja.id dari kanal YouTube tvOneNews, Kamis (5/11/2020).

"Kita kenal ya dengan resolusi jihad dari kalangan umat Islam yang dulu menghadapi penjajah kolonial yang mencoba kembali menjajah Indonesia. Nah jadi ini yang sedang kita tunggu kedatangan beliau." 

Menurutnya, saat ini merupakan momen yang tepat untuk memulai revolusi akhlak.

Baca Juga: Bisyaroh Bikin Habib Rizieq Dituduh Menghimpun Dana Ilegal di Arab Saudi

Sebab, kata dia, bulan ini bertepatan dengan peringatan maulid Rasulullah SAW.

Ia menyebutkan, pihaknya meneladani Rasulullah SAW sebagai pembawa perubahan pada perilaku manusia.

"Nah bagaimana revolusi akhlak? Tentu saja revolusi akhlak sebagaimana peringatan maulid momentumnya adalah mencontoh revolusi yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, yaitu bahwa beliau mengubah seluruh perilaku jahiliyah, seluruh peradaban jahiliyah kepada peradaban Islam," tutur Munarman.

"Rasulullah SAW inilah yang sebetulnya yang menjadi teladan kita dalam memperbaiki akhlak umat manusia," imbuh dia.

Munarman pun menyinggung soal revolusi mental. Baginya, gagasan yang disuarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kampanye Pemilu 2014 tersebut gagal.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Habib Rizieq Pulang karena Akan Dideportasi Arab Saudi

"Kita sudah mendengar dengungan revolusi mental yang dicanangkan beberapa tahun yang lalu, tetapi tidak membawa hasil apa pun juga. Karena itu, sudah saatnya revolusi akhlak yang dikumandangkan," kata dia.

Load More