SuaraJogja.id - Akun Instagram @nenk_update membagikan video TikTok milik akun @nadiatur_rizki. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut, terlihat seorang pria yang menggendong lemari kecil. Sayangnya, ada kisah sedih dalam video tersebut. Susah-susah membawa lemari sambil berjalan kaki, pria ini baru saja ditolak oleh orang yang memesan lemari tersebut.
Diceritakan bahwa pria yang mengenakan topi berwarna hitam itu adalah seorang penjual beras. Namun, hari itu ia menggendong lemari di pundaknya karena ada seseorang yang memesannya. Sayangnya, setelah sampai di rumah orang yang memesan, pria itu justru ditolak. Akhirnya, pria ini menumpang istirahat di halaman rumah pemilik video.
Diduga kelelahan, terlihat pria ini menggendong lemari yang meskipun tidak berukuran besar itu namun terlihat berat. Cuaca juga sedang terik-teriknya sehingga diduga membuat pria itu lebih kelelahan. Saat ditawari makan, pria ini menolak dan mengaku hanya ingin menumpang istirahat saja di halaman rumah pemilik akun TikTok @nadiatur_rizki tersebut.
Akhirnya, pemilik rumah menawarkan biskuit dan minuman kemasan kepada pria itu. Melihat kondisi pria tersebut, pemilik video mengaku sedih teringat dengan orangtuanya. Sayangnya, ia juga mengaku tidak bisa membelinya karena sudah punya lemari di rumah. Akhirnya ia hanya memberikan uang untuk bekal pria itu membeli makan atau minum di jalan.
"Astaghfirullah masih ada orang jahat kayak gini, udah pesen barang dah jadi sewaktu bapaknya nganter malah ditolak. Penasaran sama wajah yang mesen kok gak punya hati banget," tulis akun @nenk_update dalam keterangannya.
Sejak diunggah Rabu (2/12/2020) video itu sudah disukai lebih dari 9000 pengguna Instagram. Ada banyak komentar yang ikut ditinggalkan warganet. Mereka ikut sedih melihat kondisi pria yang harus mengangkat lemari karena ditolak oleh orang yang memesannya tersebut.
Lihat video lengkapnya DISINI
"Tega banget ya allah, semoga bapaknya dimurahkan selalu rezekinya," tulis akun @msglow_muntok.
"Orang tuh mau kaya kek mau miskin. Kalau gak ada niatan beli atau gak ada duit. Jangan suka mesen-mesen begitu. Gak ada akhlak banget udah mesen gak jadi. Kesel aing," komentar akun @iiezzz_.
Baca Juga: Viral Pria Tampar Kasir Supermarket yang Tengah Hamil 5 Bulan
"Maaf-maaf ya, dulu pernah beli ini dan bilangnya kayak gitu juga, ada juga yang bilang mau pulang udah kemaleman gak punya ongkos. Awalnya kasian jadi beli, tapi gak lama dari beli ada lagi yang jual dengan bilang gitu juga. Dan kayunya itu jelek," tanggapan akun @mia_prawira.
Sementara akun @prelovdkuuu mengatakan, "Udah pesen kok malah di tolak? harusnya kan udah sepakat ya, kalau masih ragu kenapa gak lihat dulu ke rumah bapaknya, kan kasihan lemari kayu berat gitu dipikul sendirian."
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Mandiri Looping for Life di Road to INACRAFT Festival 2026: Rawat Warisan, Gerakkan Keberlanjutan
-
MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja
-
Kursumawati, AgenBRILink Penggerak Edukasi Keuangan bagi Masyarakat Serbalawan, Sumut
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
"Nyaman Bersama Mandiri", Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan