SuaraJogja.id - Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka atau Kekeyi membawa kabar gembira untuk para sahabat tercinta. Kekeyi kembali menghibur para pencinta musik Indonesia dan dunia dengan merilis single kedua berjudul "Queen Pentol".
Banyak netizen yang menilai bahwa lagu ini bagus dan cocok buat joget. Namun, satu hal yang paling menyita perhatian adalah suara Kekeyi yang dinilai jauh lebih bagus dari sebelumnya.
Melalui akun Instagram, Kekeyi menyampaikan kabar perilisan single "Queen Pentol" sekaligus mengucapkan rasa terima kasihnya.
"Alhamdulillah akhirnya single kedua aku rilis. Terima kasih semua yang udah mendukung aku dalam pembuatan single ke-2. Tanpa kalian aku mungkin tidak akan selancar ini buat single ke-2," tulisnya di akun rahmawatikekeyiputricantikka23 (10/12/2020).
"Makasih doa sahabat semua. Yang paling penting makasih mama ku tersayang."
Saat melihat video musik "Queen Pentol" di YouTube, kolom komentarnya sudah terlihat sangat ramai. Banyak sekali yang memberikan pujian untuk Kekeyi. Namun, ada juga yang masih nyinyir.
"Lagunya Sopan enak didengar beudh SAHABAT," komentar netizen. "Lagu TERKEREN sepanjang sejarah Indonesia Merdeka... Semangat key... Tetap berkarya... Hiduppp perPentolan Indonesia," imbuh yang lain.
Dalam sebuah komentar, netizen juga memuji vokal Kekeyi yang terdengar lebih ringan dan halus. Namun, komentar itu juga membuat netizen lainnya bertanya-tanya, apakah Kekeyi memakai alat bantu autotune untuk vokalnya?
"Anjiiirrrr suaranya bagus banget,,ringan n halus.. Gila g nyangka.. Semoga trending.. Lucu lagunya.. Penciptanya gokil abiisss," komentar netizen yang kemudian ditimpali oleh netizen lainnya. "Auto tune bund."
Baca Juga: Kini Tuai Pujian, Simak Lirik Lagu Queen Pentol Milik Kekeyi
"Autotune nya sih klo pendapat ku terlalu berlebihan, tapi lagunya bikin terngiang-ngiang di kepala asli," imbuh netizen.
Namun, terlepas dari Kekeyi memakai autotune atau tidak, single ini dirasa sudah selayaknya mendapat apresiasi. "Mau auto tune atau apa saya hanya menghargai n dy ada bakat juga walaupun apapun itu,,asik ajjah dengernya," komentar netizen.
Single "Queen Pentol" saat ini telah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital. Bila menilik video musik "Queen Pentol" di YouTube, single tersebut sudah mendapat 4,2 ribu likes dan 382 dislikes dalam waktu 15 jam.
"Halo sahabat, semoga lagu ini bisa mewakili perasaanku selama ini dan bisa menjadi penyemangat untuk kita semua kedepannya ya!" bunyi keterangan pada deskripsi music video "Queen Pentol".
Berita Terkait
-
Kekeyi Akui Kena Mental Fotonya Dijadikan Bahan Olokan Mahasiswa Unud: Sebegitu Buruknya Kah Saya?
-
Balasan Menohok Aurel Hermansyah Saat Video Bareng Aaliyah Massaid Disebut Mirip Kekeyi dan Mayang Collabs
-
Aurel Hermansyah Mencak-mencak Dibilang Mirip Kekeyi: Ini Setan Satu Kok Lepas?
-
Tiktokan, Wajah Aaliyah Massaid dan Aurel Hermansyah Plek Ketiplek Kekeyi dan Mayang
-
Potret Aurel Hermansyah yang Dibilang Mirip Kekeyi Oleh Warganet, Emang Iya?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana