SuaraJogja.id - Keluarga Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca dikenal memiliki jumlah anak yang relatif banyak. Saat ini, Zaskia dan Hanung sudah dikaruniai lima anak.
Memiliki banyak anak dengan usia yang tidak jauh berbeda membuat Zaskia kerap kewalahan. Meski begitu, ia mengaku belum ingin untuk menambah orang yang bekerja dengannya untuk membantu mengurus kebutuhan rumah tangga dan keluarganya.
Pada akun Instagram pribadinya, @zaskyaadyamecca, ibu lima anak ini menyampaikan bahwa untuk anak kelimanya, yang baru berusia enam bulan, ia masih ragu untuk mencari orang yang akan membantu menjaganya.
Ia juga menceritakan, dengan jumlah anak yang dimilikinya, Zaskia memiliki tiga orang yang bekerja di rumahnya. Bersama dengan dirinya, mereka semua bekerja sama untuk mengurus rumah.
"Untuk Kama jujur masih maju mundur mau cari bantuan buat jagain yang bilang 'anak 5 tapi banyak yang bantuin enak aja' harus tau dirumahku ada 3 orang yang kerja," tulis Zaskia dalam keterangannya.
Pekerjaan di rumahnya antara lain mulai dari membereskan rumah, memasak, mencuci, setrika, hingga mengurus kebutuhan lima anak, seperti makan, mandi, main, tidur, dan bahkan bertengkar.
Selain itu, tiga anaknya juga tengah menjalani sekolah online dan butuh pendampingan. Pekerjaannya sebagai seorang tokoh publik juga membuatnya kerap kali harus mengambil foto dan video endorse. Semua kegiatan itu ia lakukan bersama dengan tiga pengasuh yang bekerja di rumahnya.
Zaskia menyebutkan bahwa yang membantunya mengambil foto dan video untuk endorse ada dua orang yang bernama Maiti dan Mbadi. Tidak hanya itu, mereka juga bekerja sama untuk melakukan belanja bulanan, menyikat teras dan garasi, serta masih banyak hal-hal kecil lainnya yang juga melelahkan.
Dikenal sebagai pemain sinetron dan film, Zaskia menyampaikan bahwa ia turut turun tangan dalam berbagai pekerjaan yang disebutkan sebelumnya.
Baca Juga: Biadab! Murid SD di Deli Serdang Dicabuli Ayah dan Abang Kandung
"Bisa aja ku nambah orang kerja, tapi entah kenapa kok takut keramean," ujar Zaskia.
Zaskia mengakui, dirinya bisa saja menambah orang untuk bekerja dengannya. Namun, ia khawatir akan terlalu banyak pekerja. Orang-orang di sekelilingnya juga tidak ada yang setuju.
Ia menilai, semua masih bisa tertangani dengan baik meskipun berada di masa-masa krisis. Misalnya, saat anak kelimanya rewel di saat dirinya harus menyelesaikan beberapa pekerjaan.
Sementara, bayi enam bulannya tersebut tidak ingin disentuh orang lain selain ibunya. Dua orang yang biasa membantunya juga tengah mengurus empat anaknya yang lain mengikuti pembelajaran daring.
Situasi tersebut sejujurnya membuat Zaskia merasakan emosi yang tercampur baur. Tidak hanya itu, situasi menjadi lebih mengkhawatirkan saat ia menerima banyak telepon dan pesan, baik untuk masalah pekerjaan hingga sekadar bertegur sapa.
"Jadi sebenernya semua punya kerepotannya masing-masing, kadang kita liat orang enjoy-enjoy aja, sempet a-b-c, terus ketika kita hubungin kok ya late respon lalu baper," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai