SuaraJogja.id - Nama relawan kesehatan Tirta Mandira Hudhi menjadi trending topic di Twitter. Hingga artikel ini diunggah, setidaknya ada 5000 lebih cuitan yang menyebutkan nama pria kelahiran Surakarta tersebut. Naiknya nama Tirta dalam trending topic diduga lantaran perseteruannya dengan salah seorang warganet yang merupakan warga Jogjakarta.
Mulanya, pemilik akun @piel_YK mengaku kesal dengan sikap dr Tirta yang diduga terlalu banyak tingkah di media sosial. Terutama, belakangan ini dr Tirta tidak segan meluapkan amarahnya di TikTok kepada warganet yang masih tidak percaya covid-19 dan vaksin. Perseteruan antara keduanya juga disebut karena alasan yang sama.
Tanpa segan, pemilik akun @piel_YK langsung melontarkan tantangannya kepada dr Tirta untuk berkelahi secara jantan. Tidak ada rasa takut sedikit pun, dokter dengan gaya nyentrik ini pun langsung menyanggupi tantangan tersebut. dr Tirta mengaku akan datang ke Jogjakarta pada Jumat (29/1/2021) mendatang. Sehingga, perkelahian di jadwalkan akan terjadi hari itu.
Duda satu anak ini menyampaikan, bahwa ia menerima tantangan @piel_YK untuk berkelahi di halaman RS Sardjito Jumat depan pukul 13:00 WIB. Tawaran tersebut sempat ditolak oleh piel yang menyarankan untuk tidak menggelar perseteruan di rumah sakit atau di Sleman. Sebab dua tempat tersebut dinilai terlalu ramai untuk perkelahian antara laki-laki dewasa.
Perseteruan keduanya di media sosial juga kian memanas. Hingga Selasa (26/1/2021) siang, keduanya masih saling berbalas cuitan dengan kata-kata penuh emosi di akun Twitter masing-masing. Tidak sedikit warganet yang ikut berkomentar dalam perseteruan keduanya. dr Tirta sendiri sempat mengaku siap menerima tantangan dan tidak takut mati. Namun, ia menantang balik Piel untuk ikut serta dengannya ke ICU setelah perseteruan.
"Akhirnya saya ditelpon @piel_YK nampaknya ada miskom parah ya. Sehingga harus diselesaikan tetap jam 1. Tempat di depan sarjito hanya sementara. Abis itu pindah ke tempat yang sudah kita sepakati di telpon. Sampe jumpa slur jam 1 jumat," tulis dr Tirta dalam cuitannya.
Setelah sempat saling tuding tidak membalas pesan personal, dr Tirta mengumumkan jika dirinya telah menerima telfon dari pemilik akun @piel_YK. Diduga ada kesalahpahaman komunikasi yang luar biasa memicu pertengkaran mereka. Sehingga keduanya sepakat akan tetap bertemu pada jam dan tempat yang sama sesuai kesepakatan.
Namun, keduanya hanya akan bertemu di RS Sardjito sementara saja untuk kemudian beralih ke tempat yang sudah ditentukan. Informasi yang sama juga disampaikan oleh akun @piel_YK. Keduanya mengakui adanya kesalahpahaman yang memicu konflik dan sepakat akan tetap bertemu.
Selanjutnya, dr Tirta juga mengaku akan menghapus semua unggahan yang berhubungan dengan perseteruanya bersama Piel. Agar tidak memicu keributan lebih jauh lagi. Dikhawatirkan justru akan tidak lekas selesai. Sesuai dengan saran dari Piel, pertemuan tersebut tidak akan diabadikan di media sosial. Keduanya akan memberikan pernyataan setelah pertemuan usai.
Baca Juga: Bupati Sleman Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin, dr Tirta Jelaskan Ini
"Saya akan delete semua postingan. Agar tidak membuat rame. Takutnya malah nonbar. Saran @piel_YK acc. Tidak ada konten konten an. Setelah selesai urusan. Baru statement," tulis dr Tirta.
Sejak diunggah, cuitan dr Tirta yang menjelaskan ujung dari perseteruannya dengan salah seorang warganet di Twitter tersebut sudah disukai lebih dari 300 orang. Ada puluhan orang yang juga ikut membagikan ulang pernyataan tersebut. Selain itu tidak sedikit juga warganet memberikan tanggapannya di komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja