SuaraJogja.id - Setelah Bupati Sleman Sri Purnomo, anggota DPRD Sleman Raudi Akmal, yang juga merupakan putra Sri, dinyatakan positif Covid-19. Saat ini Raudi masih menjalani isolasi mandiri di rumah dinas.
Kabari ini disampaikan langsung oleh Raudi saat dikonfirmasi awak media, Selasa (2/1/2021). Ia menyatakan sempat merasa tidak enak badan sebelum melakukan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR).
"Iya kemarin Minggu kemarin swab PCR, hasilnya positif Covid-19 dengan sopir saya," kata Raudi.
Mengenai kronologi dirinya terpapar Covid-19, Raudi mengaku belum terlalu mendalaminya. Hal tersebut disebabkan kondisinya, yang saat itu masih belum stabil.
"Kronologinya aku juga belum terlalu mendalami karena badanku kemarin memang tidak enak to, jadi tidak bisa apa-apa hanya tidur saja," ungkapnya.
Raudi menyebutkan, ia kemungkinan terpapar Covid-19 dari sopirnya beberapa hari lalu. Bukan tanpa sebab, sebab sejak minggu lalu sang sopir sempat mengeluh tidak enak badan.
Bahkan sopirnya sempat izin untuk tidak bekerja karena kondisinya makin tidak sehat. Namun saat itu, memang sopirnya tidak melakukan tes swab PCR.
"Setelah itu, sekitar hari Senin-Selasa minggu lalu, dia [sopir] sudah berangkat. Saat itu posisi dia terlihat pakai masker, terus biasanya kalau bersama itu ya kadang pakai masker, tapi memang tidak terus. Saat itu dia tidak cerita juga," tuturnya.
Lalu pada hari selanjutnya, Raudi merasa tidak enak badan dan sempat diare. Namun setelah itu, ia masih belum memiliki keluhan lainnya.
Baca Juga: Sempat Positif, Hasil Tes PCR Terbaru Donna Agnesia Negatif Covid-19
Namun pada Sabtu (31/1/2021) kemarin baru ia merasakan badannya pegal-pegal dan makin tidak enak. Dikatakan Raudi, sebelumnya dalam seminggu ia masih kuat olahraga, tetapi seminggu kemarin tidak kuat sama sekali.
"Terus Minggu swab PCR ternyata hasilnya positif Covid-19," imbuhnya.
Raudi menjelaskan, tracing saat ini tengah dilakukan di rumah dinas kepada orang yang melakukan kontak erat. Sementara untuk lingkungan DPRD sendiri, ia menilai sudah dilakukan pengecekan berkala yang memang diadakan rutin.
"Tapi saya sempat ada musrenbangcam juga. Semua yang kontak saat itu juga saya suruh swab, termasuk panewu dan lain-lain," jelasnya.
Sementara keluarga, kata Raudi, sudah dilakukan swab tes juga dan hasilnya negatif semua.
"Terus kalau dari kontak erat kurang lebih ya ada 25-30 orang. Ibu juga dinyakan negatif tes swab PCR," tambahnya.
Berita Terkait
-
Sempat Positif, Hasil Tes PCR Terbaru Donna Agnesia Negatif Covid-19
-
Kota di Australia Ini Langsung Lockdown, Gegara Satu Kasus Positif Covid-19
-
dr Reisa Tegaskan Isolasi Mandiri Pasien Covid di Rumah Wajib Izin Dokter
-
Positif Covid-19, Begini Kondisi Wali Kota Kupang
-
Bertambah 136 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.520 Pasien Covid-19
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku