SuaraJogja.id - Sebagai buah yang tumbuh subur di Asia Tenggara, durian banyak tumbuh dan berkembang di Indonesia. Memiliki aroma yang kuat, ada sebagian masyarakat yang tidak suka dengan buah berduri tajam ini. Namun, tidak sedikit juga warganet yang dibuat mabuk kepayang terhadap buah dengan daging lunak ini.
Belakangan ini, beredar video beberapa orang pria yang tengah melakukan panen buah durian. Dengan duri yang tajam dan pohon tinggi, masyarakat kerap dibuat bertanya-tanya bagaimana cara memanen buah durian. Jika dibiarkan jatuh begitu saja dari pohon, khawatir buah ini bisa melukai orang yang tak sengaj melintas di bawahnya.
Beredarnya video beberapa orang memanen buah durian ini seolah menjadi oase yang melegakan dahaga penasaran warganet. Dalam video tersebut, nampak dua orang pria yang berada di antara pepohonan durian. Satu orang bersiap menangkap dengan karung dan satunya lagi bertugas mengumpulkan buah yang dipanen.
Di sebelah dua orang pria itu, sudah ada satu keranjang penuh berisi buah durian yang baru saja dipanen. Seorang pria bersiap menggenggam karung goni dengan kuat untuk menangkap buah durian dari pohon. Meski tidak terlihat, diduga ada orang lainnya yang bertugas untuk memotong buah durian dari pohonnya.
Setelah buah dipotong atau dilempar dari pohon, pria yang memegang karung akan menangkapnya. Disinilah warganet merasa ikut ngilu saat melihat bagaimana cara pria ini menangkapnya. Dilempar dengan kencang, durian itu mendarat tepat di atas karung goni, hanya saja letaknya berada di antara dua kaki.
Melihat adegan tersebut, warganet seolah ngilu takut buah durian yang tajam mendarat di area vital pria tersebut. Berhasil ditangkap, durian lantas digelindingkan di tanah. Kemudian, pria yang lainnya akan mengambil buah tersebut untuk dimasukkan ke dalam keranjang.
Adegan tersebut berulang beberapa kali, diduga cara itu yang digunakan oleh para pemilik kebun durian. Meskipun rasa penasaran bagaimana buah itu dipanen sudah terpenuhi, namun warganet justru dibuat ngilu setelah melihat bagaimana cara buah itu diambil dari pohonnya.
"Jadi tau kenapa harga durian mahal," tulis akun @wonderfuljogja dalam keterangannya.
Sejak diunggah pada Rabu (24/2/2021), video sekelompok pria bahu membahu memanen durian tersebut sudah ditayangkan lebih dari 200 ribu kali.
Baca Juga: Pemuda Terciduk Curi Jemuran CD Milik Tetangga, Videonya Bikin Tepuk Jidat
Diambil dari akun Facebook Tae Adison, ada 600 lebih komentar yang ditinggalkan warganet. Banyak yang mengaku heran sekaligus deg-degan.
Tonton video cara memanen durian DI SINI.
"Kalau gak konsen abis tu muka," komentar akun @gusti_rita_sa*****.
"Ya Allah kok gak pake safety bang, mana segede bagong-bagong itu duren," tulis akun @chrysant****.
"Itu di Indonesia ya hehe aduh liatnya ngeri-ngeri gimana gitu dah," tanggapan akun @yaniely****.
Sementara akun @masidi**** mengatakan, "Lumayan pernah ketiban kepala sekali durian montong."
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja