Patok sudah terpasang di kompleks makam umum di Bayen, Purwonartani, Kalasan, Sleman, yang akan terdampak tol Jogja-Solo, Jumat (19/3/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Lebih lanjut Wijayanto menuturkan pihaknya masih menunghu mekanisme pembebasan lahan guna mencarikan lahan pengganti untuk pemakaman itu. Hal itu disebabkan tanah makam yang berada di Bayen tersebut adalah tanah kasultanan atau Sultan Ground.
"Tetap kami upayakan jika memang diminta untuk mencari lahan pengganti. Namun ya mesti menunggu dari pemerintah DIY dulu sebab itu tanah Sultan Ground," tandasnya.
Berita Terkait
-
MIRIS! Dedy Urus Pemakaman Istri Sendirian, Mayat Ditinggal di Kosan
-
Sedih, Calon Suami Meninggal 16 Jam Sebelum Menikah, Mahar Dibawa ke Makam
-
Tak Cukup Biaya Pemakaman, Pria Ini Terpaksa Simpan Jenazah Istri di Kos
-
Meninggal, Miller Khan: Anton Medan Sangat Penting dalam Karier Saya
-
Sosok Anton Medan di Mata Miller Khan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG