SuaraJogja.id - Beredar video sebuah keluarga yang tengah berbelanja di supermarket. Setelah membayar, wanita ini mengaku ada perasaan yang mengganjal. Rupanya, ada hal yang berbeda antara isi belanjaan dan biaya yang harus dibayarkan. Wanita ini lantas berpesan kepada warganet lainnya untuk lebih teliti ketika berbelanja.
Akun Instagram @soloinfo membagikan video dari akun TikTok @narayasekar_e, mengenai pengalaman berbelanja di sebuah supermarket. Selesai berbelanja, ia merasa ada sesuatu yang mengganjal dan akhirnya memutuskan untuk mengecek kembali belanjaan di mobil.
Rupanya, perasaannya tersebut beralasan. Ia menemukan salah satu belanjaan yang ada di nota, tetapi tidak merasa membelinya. Dari nota yang diberikan, tampak ada dua buah handuk yang dibayarkan seharga Rp190.000. Namun, wanita tersebut tidak membeli handuk apa pun dan bahkan tidak ada di dalam belanjaannya.
Ia lantas menanyakan hal tersebut kepada kasir yang melayani pembayaran sebelumnya. Wanita berkerudung tersebut meminta untuk kembali mengecek barang bawaan di mobil. Menurut pemilik video, kasir tersebut sampai gemetaran ketika menjawab pertanyaan wang wanita.
Kasir tersebut lantas mengecek kembali barang belanjaan di mobil. Pelanggan itu pun percaya diri saja karena yakin ada kamera CCTV yang sejak awal mengawasi gerak-gerik mereka. Ia tidak merasa mengambil handuk, dan pelayan kasir tersebut juga tidak memasukkan handuk ke dalam belanjaan.
Wanita tersebut menyampaikan bahwa ia bukan orang yang terlalu tega, sehingga tidak langsung melaporkan tindakan tersebut kepada pihak pengelola. Namun, ia dan keluarganya berhasil mendapatkan ganti rugi atas kesalahan dari daftar belanjaan yang tidak seharusnya.
Jika dilaporkan kepada pihak pengelola, mungkin saja karyawan tersebut langsung menerima PHK. Wanita ini juga sedikit kecewa lantaran dirinya kerap berbelanja di tempat itu, tetapi tidak pernah memeriksa kembali nota belanjaan. Dari kejadian tersebut, ia sebagai pelanggan mengaku merasa dirugikan.
"Koe nek belonjo nang supermarket mesti ngecek struk pora lur?. Note : Ora kabeh pegawai koyo ngene ya lurr, makane ati-ati cek sopo reti ketemu oknum kasir nakal (Kamu kalau belanaj di supermarket pasti ngecek struk apa tidak bro?. Pesan: Tidak semua pegawai seperti itu ya bro, makanya hati-hati cek siapa tahu bertemu oknum kasir nakal-red)." tulis akun @soloinfo dalam keterangannya.
Sejak diunggah pada Minggu (21/3/2021), video kesalahpahaman antara pembeli dan kasir di sebuah supermarket tersebut sudah ditonton 27 ribu kali lebih. Ada seratus lebih komentar yang ditinggalkan warganet.
Baca Juga: Langka, Wanita Ini Mendadak Nangis Darah Setiap Kali Menstruasi
Banyak pendapat yang disampaikan warganet, salah satunya mengenai kebiasaan untuk mengecek nota setelah berbelanja.
"Ngecek dong takutnya pas barang diskon masukin harganya keliru harga normal," tulis akun @ichaacasua****.
"Gak dilaporin ke atasan tapi dibikin konten wkwk," komentar akun @mariam***.
"Kalau aku biasanya harga yang ditempel di rak sama Harga di scan di kasir kenapa selalu beda, heran," tanggapan akun @dw.yuni***
Sementara akun @n.inda*** mengatakan, "Selalu cek karena kadang kalau ada promo diskon tertentu eh di struk harga normal. Kadang mbake kudu diingetin emang!! bukannya masih promo ya mbk."
Tonton video selengkapnya DI SINI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Untuk Kedua Kalinya, SMPN 3 Panggang Jadi Lokasi Program Beasiswa dan Bantuan Pendidikan
-
Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih
-
Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban
-
Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit
-
Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat