SuaraJogja.id - Dua bandar udara di DIY, Bandara Internasional Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport atau Bandara YIA dipastikan siap untuk menghadapi lonjakan penumpang saat mudik Lebaran 2021 mendatang. Beberapa langkah antisipasi sudah dipersiapkan guna memperlancar jalannya arus mudik tersebut.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh General Manager Bandara Adisutjipto yang juga PTS GM Bandara YIA Agus Pandu Purnama saat ditemui awak media di Bandara Adisutjipto, Kamis (25/3/2021). Menurutnya, jika dilihat secara kapasitas, kedua bandara tersebut telah siap menampung animo masyarakat saat mudik.
Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu kepastian tentang aturan mudik Lebaran tahun ini dari pemerintah pusat. Jika memang diperbolehkan, maka bukan tidak mungkin akan terjadi lonjakan pengguna jasa bandar udara.
"Kalau [persiapan] mudik kita siap. Ada dua bandara, YIA dan Adisutjipto, secara kapasitas kita siap. Nanti memang apabila pemerintah telah memberikan kebijakan masyarakat bisa melaksanakan mudik Lebaran, maka antisipasi kita dari bandara sudah disiapkan termasuk misalkan ada lonjakan penumpang," kata Pandu.
Bahkan disebutkan Pandu, kapasitas kedua bandara tersebut sudah sangat cukup apabila terjadi lonjakan penumpang hingga 100 persen.
Pandu menuturkan, salah satu skenario antisipasi lonjakan penumpang di bandara saat mudik Lebaran mendatang yakni penambahan jam operasional jika trafik di bandara mengalami peningkatan.
"Jadi tergantung nanti permintaan dari masyarakat atau pun dari Airlines berapa ada ekstra flight ya. Kita akan
menyesuaikan jam operasionalnya," ucapnya.
Untuk saat ini, jam operasional di Bandara Internasional Adisutjipto dimulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB. Sementara itu di Bandara YIA, jam operasional berlangsung lebih lama, yakni pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB .
Ditanya mengenai penambahan penerbangan dari beberapa maskapai, Pandu menjelaskan, hingga saat ini masih belum ada. Dimungkinkan para maskapai penerbangan masih akan menunggu kepastian aturan mudik pada 1 April 2021 mendatang.
Baca Juga: Antusiasme Tinggi, Antrean Vaksinasi di Bandara Adisutjipto Sempat Mengular
Diketahui bahwa saat ini, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta tengah melakukan vaksinasi Covid-19 yang menyasar seluruh karyawan dan stakeholder yang ada. Penyelenggaraan vaksinasi itu dimulai di Bandara Adisutjipto yang dilakukan kepada sebanyak 856 peserta.
Pandu mengatakan bahwa selain diselenggarakan di Bandara Adisutjipto, vaksinasi juga akan dilakukan di Bandara YIA. Untuk saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai pelaksanaan vaksinasi tersebut.
"Iya, semua harus divaksinasi karena ini program pemerintah dan kita mendukung untuk vaksinasi. Tanggalnya belum ada, sedang dikoordinasikan. Nanti di YIA sendiri akan lebih banyak yang divaksin sekitar 1.400 orang," tuturnya.
Pandu berharap dengan vaksinasi di lingkungan bandara itu semua pihak dapat bebas dari virus Covid-19. Walaupun demikian ia selalu mengimbau semua pihak tetap protokol kesehatan nomor satu meski sudah mendapat vaksin Covid-19.
"Jadi kita sekarang divaksin bukan berarti setelah divaksin bebas untuk kemana saja membuka masker dan lain-lain. Tetap setelah vaksin ini kita tetap melakukan 5M. Namun dengan adanya vaksinasi ini paling tidak kita menambah confident untuk seluruh karyawan kita di lingkungan bandara," tandasnya.
Berita Terkait
-
Antusiasme Tinggi, Antrean Vaksinasi di Bandara Adisutjipto Sempat Mengular
-
Jokowi - Ma'ruf Segera Rapat Bahas Ketentuan Mudik Lebaran 2021
-
Sikapi Kelonggaran Mudik Lebaran, Epidemiolog UGM: Sebaiknya Tak Mudik Dulu
-
Belum ada Larangan Mudik Lebaran, Hendi: Pandemi Ini Belum Selesai
-
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Keputusan Boleh Mudik Lebaran Belum Final
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi