SuaraJogja.id - Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari. Beragam acara telah disiapkan oleh Sleman City Hall (SCH) dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Apa saja rangkaian acara tersebut?
Tidak tanggung-tanggung, SCH telah menyiapkan beragam acara dari mulai fashion show, bazar kuliner, serta berbagai promo menarik untuk memeriahkan bulan Ramadhan.
Ditemui dalam acara jumpa pers pada Jumat (9/4/2021), Uray Dewi selaku Public Relations Sleman City Hall menyebutkan bahwa akan ada serangkaian acara yang dirangkum dalam "April Festiveria - Festive and Euphoria".
"Menyambut Ramadhan, Sleman City Hall akan menggelar beragam event spesial dan promo-promo menarik bertajuk 'April Festiveria - Festive and Euphoria'," ujar Uray Dewi dalam acara jumpa pers yang digelar di Fabio Italian Pizza, SCH pada Jumat (9/4/2021).
Acara yang pertama adalah SCH Islamic Festival (SCHIFEST) yang terdiri dari Recovery Modest Fashion Show by Asmat Pro dan Ramadhan Fashion Festival by Litha Modeling. Acara ini secara berurutan akan digelar pada 25 April dan 30 April 2021 di Atrium Shinta SCH.
Kemudian ada acara bazar kuliner bertajuk Foodporia Ramadhan yang akan digelar mulai 16 hingga 25 April mendatang. Bazar ini akan menyajikan beragam kuliner lokal Indonesia serta Timur Tengah untuk menemani buka puasa.
Tidak sampai di situ saja, SCH juga mengadakan Islamic Competition yang terbuka untuk umum. Peserta yang berminat mengikuti acara ini bisa mendaftar mulai 7-27 April dengan menghubungi nomor 089530260067.
Sedangkan untuk penyelenggaraannya, Islamic Competition akan dimulai pada 23-30 April mendatang. Acara ini terdiri dari beragam kompetisi menarik, seperti lomba dai cilik, kaligrafi, menyanyi Islami, dan Hadroh.
Selain itu, SCH juga siap memanjakan pengunjung dengan promo Ramadhan Extra Rewards yang berlaku mulai 11 April hingga 2 Mei 2021. Pemegang privilege card SCH akan mendapat gratis gula 1 kg dengan melakukan pembelajaan minimal Rp250 ribu.
Baca Juga: The Manohara Hotel Yogyakarta Hadirkan Promo Ramadhan Spesial
Kemudian untuk pelanggan yang melakukan pembelajaan minimal Rp500 ribu akan mendapatkan gratis minyak goreng 2 liter. Melansir pers rilis yang diterima SuaraJogja.id, minimal pembelanjaan tidak berlaku kelipatan dan kuota terbatas.
Sementara itu, salah satu acara yang juga termasuk dalam rangkaian "April Festiveria - Festive and Euphoria" SCH adalah Jogja Recovery Market (JRM). ini adalah pameran terbesar dan terlengkap di DIY dan Jateng yang digelar mulai 24 Maret hingga 24 Juni mendatang.
Acara JRM ini digelar sebagai salah satu bentuk dukungan SCH terhadap UMKM. "Sleman City Hall sangat mendukung pelaku bisnis dan produk-produk UMKM. UMKM dapat mendorong perekenomian lokal serta saat ini produk-produk UMKM juga tidak kalah saing dengan brand besar," ungkap Uray Dewi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais