SuaraJogja.id - Belum terungkap kakek pelaku pelecehan perempuan yang salat berjemaah, sebuah komentar yang menyalahkan mukena ramai jadi perbincangan.
Tangkapan layar komentar tersebut dibagikan ke Instagram pada Rabu (21/4/2021) oleh akun @igtainmenttt.
Si pemberi komentar beranggapan, mukena perempuan yang dilecehkan terlalu ketat dan posisi sujudnya berlebihan, sehingga mengundang syahwat laki-laki.
Ia juga menekankan bahwa perempuan tidak dianjurkan salat di luar rumah, sehingga menurutnya korban seakan yang salah dalam kejadian tersebut.
Bukan itu saja, ia juga meremehkan kejadian yang menimpa korban dengan mengungkapkan bahwa pelaku "cuma memegang" korban. Berikut isi lengkap komentar tersebut:
"Hmmm mungkin mukenanya itu terlalu ketat jd mengundang syahwat laki2. Mukena zaman skrg hanya dijadikan fashion aja sih. Mohon diingat jg buat para wanita kl lg sholat di tempat umum sujudnya nggak usah terlalu nungging. Jelas aja laki2 yg melihat jd gak tahan pengen megang. Lagipula wanita kan memang tidak dianjurkan sholat di luar rumah. Kalo ugh dilecehin, nangis2. Pdhl juga cuma dipegang doang. Ada2 aja kelakuan wanita akhir zaman. Mohon maaf hny sekedar mengingatkan aja nodebat no baper."
Warganet yang membaca komentar tersebut pun geram. Mereka mengecam si penulis komentar karena termasuk salah satu yang selalu menyalahkan korban di setiap kejadian pelecehan seksual.
Tak sedikit pula dari mereka yang meminta admin @igtainmenttt untuk membongkar saja nama akun yang menulis komentar tersebut.
"Jangan ditutup dong nama akun nya.. mau silaturahmi stelah buka puasa.." tulis @zid***.
Baca Juga: Otak Setan! Pria Berpeci Remas Bokong Wanita Lagi Sholat Pas Sujud
"Yang disalahin tetep perempuan, mukenanya dan solat yang terlalu nungging, luar biasa emang ." tambah @ria***.
Sementara itu, @kqk*** berkomentar, "Namanya mukena kalu dipake rukuk atau sujud pasti ketat, kecuali ada setannya yang megangin, contohnya bapak itu."
Sebelumnya, publik dibuat naik pitam oleh seorang pria tua yang melecehkan perempuan. Bahkan, pelecehan tersebut dilakukan ketika korban sedang salat berjemaah di masjid dan tentunya mengenakan mukena.
Di video viral itu, terlihat seorang kakek bersarung dan berpeci duduk diam-diam di belakang jemaah perempuan.
Saat jemaah dalam posisi sujud, si kakek cabul meremas bokong salah satu dari mereka. Sontak kemarahan publik mencuat menyaksikan perilaku tak senonoh kakek di video itu.
Berita Terkait
-
Otak Setan! Pria Berpeci Remas Bokong Wanita Lagi Sholat Pas Sujud
-
Viral Video Kakek Lecehkan Perempuan Salat, Publik Naik Pitam
-
Pria Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Jemaah Wanita saat Salat Tarawih
-
Viral Video Pria Pegang Bokong Jamaah Wanita Saat Sholat, Publik Geram
-
Vaksinasi Calon Jemaah Haji Reguler di Balikpapan Rampung, Sisa Jemaah Plus
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
BBRI Masih Menarik di Tengah Tekanan Saham Bank, Fundamental Kuat Jadi Andalan
-
UMP Jogja Masih Rendah, Buruh Lelah Suarakan Kenaikan Upah dan Kesejahteraan saat May Day
-
Sahid Tour Siap Berangkatkan 492 Jamaah Haji, Beri Bekal Lewat Program Manasik 3 Hari
-
Long Weekend May Day di Jogja: Siapkan Payung, Hujan Ringan Diprediksi Guyur Kota Pelajar
-
Duh! Dewan Pembina dan Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Pernah Tersandung Kasus Korupsi