SuaraJogja.id - Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi menyebutkan bahwa fokus utama dalam melangkah adalah untuk menyelesaikan pendaftaran sebagai partai politik (parpol). Pihaknya kini tengah mengebut seluruh persyaratan agar bisa segera diajukan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
"Kita masih fokus ke Kumham, memang waktu tidak panjang dari hitungan kami. Legalitas Kumham ini menjadi PR pertama kita," kata Ridho saat menggelar jumpa pers di kediamannya di Sleman, DIY, Kamis (29/4/2021).
Ridho menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mengumpulkan semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Sebab, tidak dipungkiri pengumpulan itu memerlukan dokumen yang tidak sedikit.
"Saat ini kita sedang mengumpulkan semua dokumen karena memang cukup banyak dan kompleks. Itu kaitannya juga ada dokumen-dokumen harus dari daerah, yang memang sekarang yang sedang kita kumpulkan," ujarnya.
Dijelaskan Ridho, percepatan penyelesaian proses legalitas itu bukan tanpa alasan. Targetnya memang agar semakin cepat proses itu selesai maka partainya dalam ikut serta dalam Pemilu 2024.
"Kalau kita tarik dari rencana Pemilu 2024, pemilu sebelumnya kalau tidak salah April, ya semoga masih pada bulan-bulan yang sama. Jadi, kalau dari aturannya itu [pendaftaran] kira-kira paling lambat itu dua tahun enam bulan sebelum pemilu. Jadi kalau kita tarik tahun ini sekitar Oktober," ungkapnya.
Ridho mengungkapkan bahwa pendaftaran parpol sebagai badan hukuk itu setidaknya membutuhkan waktu selama 60 hari. Dengan hitungan 45 hari digunakan untuk mengurus dokumen dan sisa harinya sebagai tahap finalisasi.
Selain dengan berkas-berkas dari daerah tadi yang perlu dikumpulkan, lokasi kantor DPP Partai Ummat juga masuk di dalam syaratnya.
"Kalau ditarik mundur lagi ya idealnya kalau mau lebih amannya ya kira-kira dalam satu dua bulan ini [untuk mengumpulkan berkas pendaftaran]," tuturnya.
Baca Juga: Guru Ngaji Prabowo Subianto Gabung Partai Ummat Besutan Amien Rais
Namun dikatakan Ridho, sejauh ini semua proses itu berjalan lancar. Diharapkan memang penyelesaian pengumpulan berkas dapat segera dilakukan.
"Tapi so far so good. Mulai dari bekras akta pendirian dan segala macam, so far so good," imbuhnya.
Disinggung mengenai kantor DPP Partai Ummat, kata Ridho tetap akan berada di Jakarta. Pasalnya memang sesuai dengan syarat dan aturan yang ada di dalam Kemenkumham.
"Mohon doanya semoga dalam satu dua hari segera tapi sudah ada beberapa calon [tempat]. Iya tetap di Jakarta karena itu syarat dan aturannya harus di Jakarta," tuturnya.
Lebih lanjut, Ridho juga telah menyiapkan agenda lain setelah proses legalitas itu dapat diselesaikan. Salah satunya dengan berkeliling ke tiap wilayah.
Tujuannya untuk melakukan silaturahmi dan konsolidasi di setiap kader-kader di daerah. Sebab para kader itu dinilai sebagai tulang punggung partai tersebut.
Berita Terkait
-
Guru Ngaji Prabowo Subianto Gabung Partai Ummat Besutan Amien Rais
-
Beda Ideologi, PAN Tidak Risau Amien Rais Deklarasi Partai Ummat
-
Resmi! Mantu Amien Rais, Ridho Rahmadi Ketua Umum Partai Ummat
-
Jabat Ketum Partai Ummat, Menantu Amien Rais Mundur dari Dosen Tetap UII
-
Amien Rais Deklarasikan Partai Ummat, Mantunya Jadi Ketua Umum
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais