Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 28 Juli 2021 | 07:57 WIB
Titik api akibat kebakaran vegetasi terpantau di lereng barat daya gunung Merapi. Musim kemarau menyebabkan vegetasi mudah terbakar terkena pijaran lava. (Dok. BPPTKG).

SuaraJogja.id - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Meski belum kembali terlihat mengeluarkan awan panas gugur tetapi sejumlah lava masih terus keluar.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan dalam periode pengamatan Selasa (27/7/2021) pukul 00.00 WIB - 24.00 WIB tercatat sejumlah guguran lava itu keluar dari puncak Merapi.

Guguran lava kali ini tidak hanya mengarah ke barat daya, tapi juga ke ke barat dan tenggara.

"Teramati 7 kali guguran lava ke arah tenggara dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter, 15 kali ke barat daya maksimal 2.000 meter, dan 1 kali ke barat laut 500 meter," kata Hanik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur Capai 2,5 Kilometer

Dalam periode 24 jam tersebut sempat pula teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

Sejumlah kegempaan juga masih terus terjadi dari Gunung Merapi dalam periode tersebut.

Mulai dari kegempaan guguran sebanyak 151 kali, hembusan sejumlah 20 kali, hybrid atau fase banyak sejumlah 242 kali, vulkanik dangkal sebanyak 59 kali dan 1 kali tektonik jauh.

Sementara jika dibandingkan dengan periode pengamatan terbaru atau tepatnya pada Rabu (28/7/2021) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB. Masih tidak teramati ada awan panas guguran yang muncul.

Meski tidak ada wedus gembel yang teramati keluar dari puncak Merapi pada periode tersebut. Sejumlah guguran lava tetap masih yang masih keluar.

Baca Juga: Titik Api Muncul di Lereng Barat Daya Gunung Merapi, Begini Kata BPPTKG

"Teramati 2 kali guguran lava ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter dan 1 kali ke barat 800 meter," tuturnya

Load More