SuaraJogja.id - Kabar gembira disampaikan salah satu nakes di Rembang. Ia mengabarkan bahwa pasien Covid-19 banyak yang sembuh dan kini ruang Covid-19 di rumah sakit sudah kosong alias nol pasien.
Dikutip dari kicauan akun Twitter Novita, nakes yang bertugas di Rumah Sakit Bina Bhakti Husada Rembang tersebut membagikan kabar gembira terkait perkembangan kasus Covid-19 di wilayahnya.
Ia menyebut bahwa momen 17 Agustus kemarin tak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tempatnya bertugas.
"Alhamdulillah kado terbaik di hari kemerdekaan ini adalah pasien Covid kami per hari ini sudah pulang semua, sembuh dan tidak ada pasien baru. Ruang Covid sudah nol pasien," tulisnya.
Informasi yang dibagikannya itupun mendapat respon positif dan ucapan syukur dari para netizen.
"Alhamdulillah semoga tidak ada gelombang susulan seperti negara lain..." tulis di*****
"Speechless mau ngomong apa yang jelas syukur alhamdulillah semoga disusul RS-RS lain segera sembuh pulang semua pasien Covid begitu juga yang isoman lekas sembuh sehat kembali," kata had*****
"Alhamdulillah terimakasih untuk para dokter dan nakes atas dedikasinya. Semoga Allah balas dengan balasan terbaik dan keberkahan berlimpah," tulis Ris*****
"Alhamdulillah seneng banget bacanya. terimakasih untuk dedikasinya dok, semoga sehat selalu, berkah segalanya terimakasih juga untuk semua nakes petugas lab petugas pemulasaran dan semua pihak yang sudah mendedikasikan dirinya. Sehat selalu untuk kita semua," tulis jil*****
Baca Juga: Komoditas Tembakau Penggerak Ekonomi Wilayah Rembang
"Berdoa semoga langgeng kondisi yang sebagus ini. Sebab dimana-mana ngadain lomba agustusan boro-boro prokes ketat, pakai masker aja enggak, kerumunan pula," kata kme****
Sementara, dikutip dari situs resmi Pemprov Jateng, jumlah kasus aktif di Provinsi sejak pekan lalu mengalami penurunan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo saat rapat penanggulangan Covid-19 di Gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, sepekan lalu memaparkan, angka positifity rate Jateng turun dari 31,15 persen pada minggu ke-30 menjadi 26,07 pada minggu ke-31. Lalu dari sisi bed occupancy rate, terjadi penurunan baik di ICU maupun isolasi.
"BOR ICU dari semula 70,42 persen di minggu ke-30, turun menjadi 62,02 persen di minggu ke-31. Untuk BOR isolasi juga mengalami penurunan dari 54,67 persen di minggu ke-30, turun jadi 43,62 persen di minggu ke-31 ini, terangnya.
Meski begitu per 17 Agustus 2021, wilayah Jateng masih menjadi salah satu penyumbang tertinggi kasus Covid-19 harian.
Berdasar data Satgas Covid-19, Jateng menyumbang 3.263 kasus positif, disusul Jatim sebanyak 2.346 kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin