SuaraJogja.id - Kondisi kesehatan sutradara Hanung Bramantyo tengah terganggu. Belakangan ia diketahui kerap terlihat mengenakan penyangga leher berwarna hitam.
Bantalan leher ini biasanya digunakan Hanung Bramantyo ketika akan tidur. Tak ayal, banyak warganet yang bertanya-tanya soal alasan suami Zaskia Adya Mecca ini menggunakan alat itu.
Ternyata, alat itu digunakan Hanung Bramantyo karena ia mengalami penyempitan ruas tulang leher.
Awalnya ia tak tahu kondisi itu hingga akhirnya sang ayah enam anak memeriksakan lehernya itu dengan menjalani MRI di RS JIH, Sleman, DIY, Kamis (26/8/2021).
"Lagi mau MRI di Rumah Sakit JIH. Melihat leher saya ini normal apa enggak," tutur Hanung sebelum masuk ke ruang pemeriksaan.
Pada story berikutnya, Hanung menjelaskan bahwa sakit leher yang ia alami ternyata disebabkan ruas leher yang menyempit.
"Ruas leher menyempit akibat terlalu banyak nunduk," tulisnya sebagai keterangan. Hanung juga menunjukkan gambar hasil MRI-nya dan memberi bulatan merah pada ruas leher yang menyempit.
"Hmm... terlalu banyak stalking IG nih (emoji tertawa)," candanya. Meski begitu, tampaknya kondisi Hanung Bramantyo tidak begitu parah karena pria asal Jogja ini masih dapat beraktivitas seperti biasanya.
Baca Juga: Ruas Leher Menyempit, Hanung Bramantyo: Terlalu Banyak Stalking Instagram, nih!
Penyempitan ruas leher, dilansir Hello Sehat, dapat disebut dengan cervical spinal stenosis. Kondisi ini terjadi ketika menyempitnya ruas tulang leher belakang, yang kemudian dapat menimbulkan nyeri, kaku, mati rasa, atau rasa lemas pada leher, lengan, serta kaki.
Berita Terkait
-
Ruas Leher Menyempit, Hanung Bramantyo: Terlalu Banyak Stalking Instagram, nih!
-
Lebih Tenang di Jogja, Zaskia Adya Mecca Lelah dengan Kehidupan di Jakarta
-
Dua Tahun Merasakan Tinggal di Jogja, Zaskia Adya Mecca: Aku Capek Banget Hidup di Jakarta
-
Rawat Bhai Kaba yang Terserang Alergi, Anak Keempat Zaskia Adya Mecca Cemburu
-
Tekad Makin Bulat, Selesai PPKM Zaskia Adya Mecca Mantap Ingin Tinggal di Jogja
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara