SuaraJogja.id - Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul bertambah dua kasus baru.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan secara keseluruhan kasus Covid-19 di Gunungkidul saat ini jadi sebanyak 17.841 dan 20 sembuh.
"Hari ini hanya ada dua penambahan kasus baru, dan 20 pasien telah selesai menjalani isolasi. Sehingga total pasien COVID-19 atau kasus aktif yang masih menjalani isolasi sebanyak 78 kasus," katanya seperti dikutip dari Antara, Minggu (10/10/2021).
Ia mengatakan hampir dua bulan terakhir, penambahan kasus harian di wilayah itu di bawah 20 kasus. Hal ini tidak terlepas dari tingginya kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, dan vaksinasi COVID-19 yang mencapai hampir 75 persen penduduk.
Selama pandemi COVID-19, berdasarkan data Dinas Kesehatan sebanyak 17.841 kasus dengan rincian 16.740 sembuh, 78 kasus masih isolasi, dan 1.023 meninggal dunia.
"Kasus COVID-19 selama pandemi, dan penambahan kasus harian di Gunungkidul terendah di DIY. Namun, kami tetap mengimbau kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
Hingga hari ini, ada empat kecamatan yang tidak terdapat pasien COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir, yakni Kecamatan Patuk, Rongkop, Saptosari dan Tepus. Kemudian, kecamatan dengan angka pasien terkonfirmasi COVId-19 yang jumlahnya masih tinggi, yakni Panggang dan Playen masing-masing 14 kasus, dan Karangmojo sebanyak 12 kasus. Kecamatan lainnya di bawah lima kasus.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk taat pada protokol kesehatan, meski kegiatan masyarakat seperti hajatan sudah dilonggarkan," ucapnya.
Baca Juga: Jalur Wisata ke Gunungkidul Disekat 24 Jam, Wisatawan Bandel Dipaksa Putar Balik
Berita Terkait
-
Penerbangan Internasional di Bali Dibuka, Jokowi Minta Kasus Covid-19 Tetap Terkendali
-
Kasus Covid-19 Bali Turun Signifikan, Jokowi: Pertahankan Kasus Serendah Mungkin
-
Satgas Pastikan Kasus Covid-19 di PON Papua Ditangani Secara Profesional
-
Alhamdulillah! Kasus Covid-19 di Kota Malang Terus Melandai, Kebutuhan Oksigen Juga Turun
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku