SuaraJogja.id - Istri ke-9 Presiden Soekarno yakni Heldy Djafar wafat. Kabar mengenai wafatnya Heldy Djafar yang merupakan istri Presiden Soekarno tersebut salah satunya diinformasikan oleh Roy Suryo.
Lewat akun Twitternya, pakar telematika tersebut menuliskan bahwa istri ke-9 Presiden Soekarno tersebut wafat dalam usia 74 tahun.
"Innalillahi wa innaillaihi rojiun...Telah wafat istri ke-9 Bung Karno hari ini, Heldy Djafar (lahir 11 Juni 1947) dalam usia 74 tahun. Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa proklamator / Presiden RI pertama kita tersebut memiliki 9 istri yang syah. Belum lagi yang 'terlupakan" sejarah. JAS Merah," tulisnya.
Diketahui istri ke-9 Presiden Soekarno tersebut wafat setelah dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM, Jakarta pukul 22.00 WIB.
Profil Heldy Djafar
Dikutip dari Solopos.com, Presiden Soekarno menikahi Heldy Djafar pada 1966. Saat itu usia Bung Karno sudah 65 tahun, sementara Heldy masih 19 tahun.
Wanita kelahiran Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, 11 Juli 1947 ini adalah anak bungsu dari pasangan H Djafar dan Hj Hamiah. Dia merupakan pengibar bendera pustaka yang tergabung di Barisan Bhinneka Tunggal Ika.
Rumah tangga Bung Karno dengan Heldy Djafar bertahan dua tahun. Saat itu Bung Karno sudah dimakzulkan dari kursi kepresidenan dan mulai sakit-sakitan.
Selain itu, untuk bisa bertemu Bung Karno, Heldy harus datang ke rumah Yurike, istri kedelapan Bung Karno. Hal itu pun membuatnya sedih dan sakit hati hingga meminta cerai. Namun permintaan itu ditolak karena Bung Karno tidak ingin berpisah.
Baca Juga: Sejarahwan Bongkar Pelayanan Kesehatan Presiden Soekarno Sebelum Meninggal, Ini Faktanya
Akan tetapi, status mereka semakin tak jelas seiring berjalannya waktu. Sampai akhirnya Heldy Djafar menerima lamaran Gusti Soeriansjah, keturunan Kerajaan Banjar, pada 19 Juni 1968.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lewat Seni Jathilan, Program GEMPAR di Pasar Ngino Sleman Dongkrak Omzet Pedagang
-
Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
JPU Ungkap Fakta Dugaan Anak Ditenggelamkan dalam Kasus Little Aresha