Kaos ini terkenal dengan plesetan lucunya yang khas Yogyakarta. Oleh-oleh khas Jogja ini pas banget untuk kamus yang ingin member kejutan kepada pacar atau pasangan yang memiliki selera humor dan seni.
Kaos ini dapat ditemukan di Mal Malioboro, Ambarukmo Plaza, dan Yogyatorium Dagadu Djokdja di Jalan Gedong Kuning, Yogyakarta.
4. Blangkon
Blangkon merupakan penutup kepala yang terbuat dari kain batik. Ini juga bisa menjadi oleh-oleh khas Jogja.
Blangkon khas Jogja diberi nama dengan blangkon Mondolan, Karena terdapat bulatan besar di bagian belakangnya.
Malioboro adalah tempat yang tepat untuk mencari Blangkon sebagai oleh-oleh untuk diberikan kepada ayah atau saudara laki-laki.
5. Bakpia
Oleh-oleh kha Jogja selanjutnya adalah makanan yang sangat populer, Ya, Bakpia, makanan ini merupakan salah satu jenis kue khas kota Jogja yang awet dan tahan lama.
Tekstur makanan ini crispy diluar namun terasa lembut didalamnya. Selain itu ada juga Bakpia kukus yang memiliki bentuk lebih besar dan teksturnya lebih empuk.
Baca Juga: 5 Cafe di Jogja Terbaru Paling Enak untuk Nongkrong dan Ngobrol
Bakpia kukus juga memiliki dua varian kulit berwarna putih dan coklat.
Satu tempat yang terkenal untuk membelinya adalah toko oleh-oleh Bu Tini yang ada di kawasan Malioboro.
6. Yangko

Makanan satu ini kerap disebut sebagai mochinya khas Jogja. Yangko merupakan oleh-oleh khas Jogja yang memiliki banyak varian rasa, mulai dari cokelat hingga durian.
Oleh-oleh khas Jogja satu ini bisa dibilang yang paling ekstrem. Pasalnya, walang goreng khas Gunungkidul, Yogyakarta ini, merupakan cemilan berupa belalang yang digoreng.
Tag
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Dapat Kabar Gembira, Cedera Dua Pemain Asing Tunjukkan Perkembangan Positif
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
WFH ASN Kota Jogja Dimulai Besok, Wajib Isi Rencana Kerja dan Diawasi Ketat
-
Sekjen PDIP: Hadapi Krisis, Pemerintah Harus Berani Pangkas Pengeluaran Tak Perlu
-
Geopolitik Timur Masih Memanas, Perjalanan 3.748 Jemaah Haji DIY Disiapkan Tiga Skenario
-
Siklus Kawin-Cerai Singkat di Sleman, 89 Persen Pernikahan Dini Dipicu Kehamilan Tak Diinginkan
-
Prabowo Targetkan Indonesia Produksi Mobil Sedan Listrik pada 2028