Ilustrasi ponsel. (unsplash)
Alasan tersebut membuat netizen beralih mendukung si ibu. Bahkan ada yang menyarankan agar ibu itu mau mencoret nama anaknya dari KK.
"Emang pantes lah disebut anak durhaka, pantes lagi dicoret dari KK," tulis salah seorang netizen.
"Ibu ambil sapi tu cuma kesalahan ringan, kalau yang ini pantas digebukin bu," timpal yang lain.
Tonton video anak minta dibayari COD belanja online ini DI SINI.
Kontributor: Damai Lestari
Berita Terkait
-
Gara-gara Bunga Desa, Hengky Kurniawan Jadi Sasaran Curhat Warga
-
Curhatan Megawati ke Mantan Wali Kota Solo: Rud, Aku Sekarang Sudah Semakin Tua
-
Nyesek, Perempuan Ini Diputus Keluarga Pacar, Ditransfer Rp 3,5 Juta Untuk Akhiri Hubungan
-
Viral! Tolak Paket COD Gara-gara Tak Punya Uang, Emak-emak Ini Dihujat Warganet
-
Pria Beli Baju Online Rp 14 Ribu, Saat Datang Barangnya Malah Bikin Warganet Ngakak
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh
-
BRI Peduli Perkuat Infrastruktur Desa di Cianjur, Jembatan Gantung Bantu Mobilitas 7.000 Warga
-
Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan
-
Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal
-
BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan