Ilustrasi Menulis (freepik)
Jenis kalimat pasif yang keempat ditandai dengan predikat dalam bentuk perbuatan maupun tindakan. Predikat pada kalimat ini dijelaskan dalam bentuk di-, ter-, ke- atau kata ganti.
Contohnya:
- Kami ketakutan sekali saat gunung mulai meletus.
- Semalam ibu kehujanan di jalan.
- Adik selalu kesiangan bangun.
- Meisya takut kemalaman pulang dari pesta.
Secara mudahnya kalimat pasif merupakan kebalikan dari kalimat aktif.
Lalu definisinya, kalimat pasif adalah jenis kalimat yang menunjukkan bahwa subjek menjadi tujuan dari perbuatan. Dalam struktur penyusun kalimat pasif subjek berperan sebagai korban yang dikenai sebuah tindakan.
Untuk dapat mengidentifikasi sebuah kalimat pasif ada beberapa hal yang dapat anda perhatikan, diantaranya adalah:
- Subjek berperan sebagai pelaku yang dikenai suatu perbuatan.
- Predikatnya berimbuhan di-, ter- ke-an, dan ter-an.
- Predikatnya bisa berupa jenis-jenis kata ganti orang yang diikuti kata kerja tak berimbuhan.
- Objek pada kalimat pasif adalah subjek pada kalimat aktif.
- Biasanya terdapat kata oleh atau dengan di dalamnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!