Penyebab Perbedaan Waktu
Penyebab perbedaan waktu di Indonesia ini dipengaruhi oleh rotasi Bumi. Rotasi Bumi mengakibatkan terjadinya perbedaan waktu di wilayah yang berbeda.
Perlu diketahui Bumi berputar membentuk lingkaran 360 derajat. Bumi membutuhkan waktu 24 jam untuk melakukan satu kali putaran rotasi.
Saat Bumi berotasi 15 derajat, Bumi membutuhkan waktu satu jam. Berdasarkan perhitungan ini, setiap tempat di Bumi yang memiliki selisih garis bujur 15 derajat akan mempunyai perbedaan waktu satu jam.
Garis bujur adalah garis imajinasi yang membelah Bumi menjadi belahan barat dan timur. Garis bujur ini digunakan sebagai pedoman pembagian wilayah waktu.
Wilayah Indonesia yang luas membuat adanya selisih garis bujur di beberapa tempat, sehingga membuat adanya perbedaan zona waktu.
Sekian penjelasan terkait perbedaan waktu Indonesia.
Kontributor : Raditya Hermansyah
Baca Juga: Perbedaan Waktu Indonesia dan Wilayah yang Masuk di Dalamnya
Tag
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Efisiensi Anggaran Pertahanan Diusulkan, Pakar Ingatkan Jangan Korbankan Kesiapan Alutsista
-
Menteri LH Akui Negara Kecolongan, Siap Tindak Tegas Perusak Alam Usai Berguru ke Sultan Jogja
-
SD Negeri Banyak yang Kekurangan Murid, Pemerintah Siapkan Opsi 'Regrouping'