SuaraJogja.id - Video cuplikan "Zoom Meeting" versi jadul di era Soeharto viral di media sosial. Namun tentu saja bukan seperti Zoom Meeting sekarang, kala itu interaksi menggunakan teknologi video telekonferensi.
Belakangan ini, Zoom Meeting menjadi salah satu cara yang dilakukan banyak orang untuk melakukan banyak aktivitas sebagai pengganti pertemuan offline.
Menyusul ditetapkannya Work From Home yang membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah, maka perusahaan teknologi mulai meramai-ramai menciptakan aplikasi sejenis.
Melalui aplikasi Zoom Meeting atau sejenisnya, kamu bisa tetap terhubung dengan beberapa orang sekaligus dalam satu waktu.
Banyak orang mengira, tahun 2000-an menjadi tahun booming-nya layanan telekonferensi seperti Zoom Meeting.
Namun persepsi kamu akan berubah setelah melihat video yang sedang viral di media sosial berikut ini.
Dalam video viral yang diunggah di akun YouTube tersebut, terlihat Presiden kedua RI, Soeharto, ternyata sudah pernah melakukan "Zoom Meeting" lo.
Pada cuplikan video itu, Pak Harto seperti sedang melakukan kegiatan tanya jawab dengan beberapa siswa SMP melalui sambungan suara dan video.
Baca Juga: Terkuak, Kapolres Nunukan Aniaya Anak Buah karena Kesal Gegara Zoom Meeting
Pada video itu juga terlihat Soeharto berkomunikasi dengan sebuah mic dan menghadap ke sebuah layar besar yang menampilkan anak SMP yang mengajukan pertanyaan.
Tidak diketahui kapan video tersebut diambil, namun banyak yang mengira itu adalah video yang dibuat pada tahun 1980an.
Yup, pada zaman Soeharto, Indonesia memang sempat mengembangkan pembelajaran jarak jauh.
Akan tetapi teknologi yang dipakai tentu tak secanggih saat ini. Saat itu, Indonesia memanfaatkan sebuah teknologi yang bernama transponder.
Transponder sendiri adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menangkap, mengirimkan dan memperkuat sinyal dalam frekuensi tertentu pada satelit Palapa milik Perumtel (saat ini disebut Telkom Indonesia).
"Apakah penangkapan pelajaran dari gambarnya saja atau dari suaranya daripada penjelasannya?" tanya Soeharto.
Berita Terkait
-
Terkuak, Kapolres Nunukan Aniaya Anak Buah karena Kesal Gegara Zoom Meeting
-
Cara Mengganti Background Zoom di HP Android dan iPhone
-
Mahasiswa Baru Kepergok Cuma Pakai Kolor saat Zoom, Tindakan Senior Tuai Perdebatan
-
Anak Bantu Ayah Pasang Background Zoom, Auto Pura-Pura Buta saat Temukan Ini di Galeri
-
948 Peserta MTQ ke-51 Kabupaten Tangerang Mendaftar Online, Seleksi Lewat Zoom Meeting
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja