SuaraJogja.id - Pelaksana Harian Bupati Sintang Yosepha Hasnah memberikan dispensasi tidak masuk kantor bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab setempat yang sedang terdampak banjir.
"ASN terdampak banjir kami berikan dispensasi tidak masuk kantor," katanya, di Sintang Kalbar seperti dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan pemberian dispensasi bagi ASN yang terkena banjir berdasarkan Surat Edaran Nomor : 860/5103/BKPSDM-D tentang pemberian dispensasi tidak masuk kantor bagi pegawai aparatur sipil negara yang mengalami musibah banjir dan terdampak musibah banjir di lingkungan Pemkab Sintang.
Dia menjelaskan surat edaran itu berlaku bagi ASN yang terkena dan terdampak banjir, bagi ASN yang tidak kebanjiran tetap masuk kantor seperti biasa.
"Surat edaran itu harus menjadi perhatian masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD)," kata dia.
Ia juga mengingatkan sejumlah OPD, seperti yang bersifat pelayanan publik, di antaranya Satu Pol PP Sintang, Rumah Sakit Umum Daerah Ade M. Djoen Sintang, Dinas Kesehatan Sintang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sintang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sintang, Badan Pengelola Pendapatan Daerah Sintang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sintang dan Unit Pelaksana Kesehatan lainnya dapat melaksanakan sebagaimana angka 1 (satu) dengan memperhatikan kekuatan personel, beban kerja, serta kualitas pelayanan.
"Saat ini sedang pembahasan APBD Tahun Anggaran 2022, supaya kepala OPD di lingkungan Pemkab Sintang untuk mengikuti dan menghadiri jadwal Rapat Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang dan mengikutsertakan pejabat/staf terkait di jajaran OPD masing-masing," kata Yosepha.
Berita Terkait
-
Sejumlah Jembatan di Kota Batu Mulai Bersih dari Material Banjir Bandang
-
Foto Pernikahan di Kala Mati Lampu Viral, Hasilnya Bikin Fotografer Banjir Pujian
-
Banjir Pujian, Perempuan Ini Ajak Orangtua Cosplay Tokoh Drakor Saat Halloween
-
Mensos Tri Rismaharani ke Kota Batu Pantau Penanganan Bencana Banjir Bandang
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK