SuaraJogja.id - Forum Humas (FH) BUMN terus memperkuat komitmen dalam menjamin penyampaian informasi mengenai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada publik. Forum yang terdiri dari 50 orang manajemen dari 107 BUMN ini menjadi garda utama dalam menyampaikan kondisi terkini mengenai BUMN.
Menteri BUMN, Erick Thohir yang hadir dalam pengukuhan FH BUMN Periode 2021-2023 mengatakan, transparansi informasi dapat mendorong persepsi publik terhadap BUMN. Terlebih, Erick menyebut BUMN tengah mendorong transformasi sehingga penting untuk diketahui oleh publik.
"Saya sekarang sangat menekankan masing-masing BUMN ini punya core business, dalam arti bisa membuka pasar. jadi ada dua di sini, persepsi dan brand positioning yang harus para humas memastikan kedua hal ini dikelola dengan baik," kata Erick.
Dalam kesempatan yang sama, Erick secara remi mengukuhkan Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Aestika Oryza Gunarto sebagai Ketua Umum FH BUMN periode 2021-2023. Dipimpin oleh Aestika, Erick berharap seluruh perusahaan BUMN terus meningkatkan adaptasi teknologi dalam komunikasi publik.
"Disrupsi ekonomi yang terjadi karena juga digitalisasi. Hal ini juga menjadi dorongan yang harus dilakukan dan harus kita lakukan, karena kita tidak bisa membendung yang namanya era digitalisasi," tambah Erick.
Lebih lanjut, Erick Thohir menantikan program kerja dari FH BUMN dalam mengantisipasi kabar miring soal BUMN.
"Saya sangat berharap tentu dengan pembentukan Forum Humas BUMN ini, Saya ingin sekali juga langsung melihat nanti program kerjanya karena tugasnya tidak mudah. Program kerja ketika kita coba mengkonsolidasikan bahwa semua BUMN ingin punya visi yang sama, dan ini tidak mudah. Para humas di forum ini harus bisa memetakan dan duduk bersama dengan Kementerian BUMN," tutup Erick.
Berita Terkait
-
Blak-blakan Bongkar Borok BUMN, Ahok Disentil Anak Buah Erick Thohir: Komut Rasa Dirut
-
Erick Thohir Resmi jadi Anggota Banser, Warganet: Sedang Bidik RI 1 atau RI 2
-
ProDEM Akan Bawa Bukti Tambahan Soal Laporan Kolusi Bisnis PCR Luhut Dan Erick Thohir
-
Laporkan Dugaan Nepotisme Luhut-Erick Thohir Di Bisnis PCR, Ketua ProDEM Diperiksa Polisi
-
Jadi Anggota Banser, Erick Thohir Dituduh Warganet Sedang Menggalang Suara untuk Pilpres
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul