Terpisah, pengelola Destinasi wisata Teraskaca, Nur Satyo mengungkapkan wahana Ngopi in The Sky ini adalah satu-satunya yang ada di Indonesia. Dan sepanjang pengetahuannya, baru ada 5 tempat di dunia yang menawarkan sensasi serupa. Dengan demikian, wahana baru Ngopi in The Sky ini memang benar-benar baru.
"Ini pertama kali di Indonesia. Belum ada di tempat lain, dan kita wajib bangga karena pertama kali ada ya di Gunungkidul,"ungkap dia, Minggu (2/1/2022) saat launching wahana ini.
Sekali berangkat, Ngopi in The Sky ini menawarkan paket untuk maksimal 20 orang. Namun tidak ada kata minimal karena walaupun 2 orang, pengelola tetap akan melayaninya. Wahana ini diharapkan mampu menambah daya tarik Gunungkidul sebagai destinasi wisata kenamaan di tanah air bahkan dunia.
Untuk urusan safety, pengelola menjaminnya. Untuk kursi tempat duduk pengunjung sudah mengadopsi teknologi rally mobil standar internasional. Di mana ada bagian tubuh yang menjadi fokus pengamananan.
"Kalau sling cranenya kami jamin aman dan tidak akan putus serta tidak karatan. Kalau karatan kita langsung ganti dengan yang baru," katanya.
Karena menawarkan paket minum di atas ketinggian maka syarat utama pengunjung yang diperkenankan adalah yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Dan karena wahana memacu adrenalin maka pengunjung dipastikan mendapat perlindungan asuransi.
Kontributor : Julianto
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru