SuaraJogja.id - DNA Bima Perkasa membuka Seri I Indonesian Basketball League (IBL) 2021/2022 menghadapi Dewa United di Hall Basket Gelora Bung Karno Senin (17/1/2022) sore.
Laga menghadapi skuad besutan Andika Saputra itu cukup spesial bagi para rookie DNA Bima Perkasa. Tidak sekadar momen debut di liga basket tertinggi Tanah Air, mereka ingin membantu tim membalas dendam usai dipatah pucukkan Dewa United di playoff IBL musim lalu.
Catatan sejarah itu menambah motivasi mereka untuk memberikan yang terbaik.
"Kami sudah tidak sabar main di liga tertinggi apalagi melawan Dewa United. Kalau dipercaya pelatih kami akan mati-matian di atas lapangan," tegas Ikram Fadhil, rookie DNA Bima Perkasa dalam rilis yang diterima.
Selama latihan persiapan menghadapi Dewa United, kedua rookie itu sangat serius melahap program dari Dean Murray, pelatih kepala DNA Bima Perkasa. Mereka bahkan tak segan menambah porsi latihan sendiri di luar lapangan disertai diskusi dengan tim pelatih, medis dan fisioterapis agar mencegah cedera.
"Jelang pertandingan motivasi kami, para rookie meninggi. Tantangan juga tambah kan, bagaimana membentuk chemistry dengan yang lainnya dan bisa masuk ke sistem pelatih," sambung Ikram.
Dalam tiga musim terakhir DNA Bima Perkasa selalu diperkuat pemain muda yang eksplosif. Para pemain muda itu tidak sekadar melengkapi tim tetapi menjadi kekuatan baru yang cukup menakutkan.
Sebut saja Tifan Eka Pradita yang menjadi nominator Rookie Of The Year 2018/2019 dan Samuel Devin yang bisa merebut gelar itu musim lalu.
Belum lagi nama-nama seperti Avin Kurniawan dan Ferdian Ravanelli yang kini bisa diandalkan di atas lapangan saat melawan Dewa United.
Baca Juga: IBL 2022: Pelita Jaya Kalahkan Satria Muda di Hari Pertama
"Mereka punya sesuatu yang meledak-ledak. Manajemen dan tim pelatih menyukai hal itu, sangat baik untuk tim," kata dr.Edy Wibowo, owner DNA Bima Perkasa.
Para pemain senior macam Rachmad Febri Utomo. Azzaryan Pradhitya, dan Yanuar Dwi Priasmoro juga turut menggembleng mental peluru muda DNA Bima Perkasa selama latihan maupun di luar lapangan.
Indra Muhammad, pemilik gelar Defensive Player Of The Year 2020 turut angkat bicara tentang perkembangan pemain muda.
"DNA Bima Perkasa punya tradisi unik karena selalu melahirkan pemain muda yang bagus. Kami di sini ada juga untuk perkembangan mereka, dari teknik sampai mental," ungkap Indra.
DNA Bima Perkasa diperkuat 15 pemain musim ini. Mereka adalah Ali Mustofa, Avin Kurniawan, Azzaryan Pradhitya, David Simeon Lavi Pandjaitan, David Atkinson, Ferdian Ravanelli, Ikram Fadhil, Indra Muhammad, Isman Thoyib, Jordan Jacks, Rachmad Febri Utomo, Restu Dwi Purnomo, Samuel Devin, Valentinus Michael, dan Yanuar Dwi Priasmoro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais