SuaraJogja.id - Untuk para pelajar yang ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) perlu tahu cara lolos SNMPTN 2022. Sebab dengan mengikuti SNMPTN 2022 ini salah satu gerbang menuju masa depan.
Ada beberapa tips lolos SNMPTN 2022 yang bisa digunakan. Namun tips ini lebih pada mekanisme dan pemilihan seperti jurusan dan kampus, serta waktu yang tepat untuk mendaftar.
Jangan terlalu terburu-buru pada saat memilih karena bisa jadi salah memilih akan berujung kegagalan.
Kalau bisa, kita bersaing hanya di luar dari sekolah kita saja. Jangan sampai di sekolah juga sudah terjadi persaingan ketat, sehingga malah akan membuat gagal dalam SNMPTN.
Dilansir dari sebuah unggahan di akun Instagram @kejarptn.id, berikut ini tips lolos SNMPTN 2022 yang perlu dicoba:
1. Hindari terlalu fokus pada kampusnya
Tips lolos SNMPTN 2022 yang kedua, sebaiknya pilih jurusan yang disuka atau dikuasai dan jangan terlalu fokus pada kampusnya. Pasalnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari seberapa bagus tempat kuliah atau kampus.
Tetapi bagaimana kita bisa melalui proses di dalamnya. Asalkan tetapi dibarengi dengan niat dan rajin belajar, maka hasilnya akan tetap maksimal dan berkualitas.
2. Pertimbangkan daya tampung dan daya saing
Tips lolos SNMPTN 2022 yang terakhir, pertimbangkan daya tampung dan daya saing. Tapi pastikan jurusan yang dipilih adalah jurusan yang diminati. Pertimbangan ini bertujuan untuk memaksimalkan peluang diterima pada pilihan kedua, jika gagal pada pilihan pertama.
3. Pilih jurusan yang paling disukai
Tips lolos SNMPTN 2022 yang pertama adalah hindari untuk memilih jurusan yang hanya karena tergiur oleh popularitasnya saja. Pasalnya, kepopuleran hanya akan bertahan dalam batas waktu tertentu.
Sementara proses perkuliahan berjalan dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Untuk itu, sebaiknya pilih jurusan yang dirasa benar-benar diinginkan atau disukai.
Demikian cara lolos SNMPTN 2022 yang dapat Anda coba.
(Rishna Maulina Pratama)
Berita Terkait
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar Indonesia - Malaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana