SuaraJogja.id - Kejadian viral pria bule diamuk warga gegara dinilai mengganggu orang salat dikomentari bule lain di Indonesia. Perempuan bule ini membagikan pendapatnya lewat video TikTok di akun @lami.la, Rabu (23/2/2022).
Video yang ia bagikan itu dibuka dengan cuplikan video yang ia komentari, di mana seorang pria bule meminta maaf karena tak tahu perbuatannya salah.
Pengguna akun @lami.la, yang berasal dari Bosnia dan sudah lama tinggal di Indonesia, mengatakan bahwa ia tidak kenal sama sekali dengan pria bule yang dihajar itu. Ia hanya ingin membagikan pandangannya sebagai sesama "bule" yang berada di Indonesia.
Ia mengakui bahwa setiap orang yang hendak mengunjungi negara lain memang harus mempelajari budaya di negara tersebut supaya bisa menghormati warga negara tersebut.
"Jadi mungkin bule ini salah, enggak cari tahu lebih banyak tentang negara ini biar dia harus hormati orang-orang di sini," katanya.
Namun di sisi lain, @lami.la juga merasakan patah hati menyaksikan kondisi pria bule itu, yang lusuh dan terluka setelah dihajar warga. Menurut @lami.la, tak seharusnya orang yang melaksanakan salat melakukan kekerasan.
"Yang bikin aku patah hati banget karena aku sebagai orang bule, tapi aku orang Muslim, aku lahir Muslim, orang tuaku Muslim, orang yang sedang salat walau diganggu, setelah itu bisa pukul-pukul orang, itu bikin hati aku patah banget," ucap dia.
Dirinya menegaskan, orang yang salat, tetapi kemudian bisa memukul orang lain adalah hal yang tidak masuk akal. Ia mengungkapkan, seharusnya jika diganggu karena sedang beribadah, seharusnya orang itu memberi tahu dengan baik tanpa kekerasan.
"Aku sedih banget nonton video ini karena orang Indonesia enggak seperti ini. Aku tuh kesel banget orang-orang seperti ini bikin negara ini jatuh," tambahnya.
Baca Juga: Fakta Menarik Yati Surachman Pindah Agama ke Kristen, Ternyata Pernah Khatam Al-Quran
Ia khawatir, perilaku orang-orang tersebut membuat nama Indonesia tercoreng, apalagi jika dilihat bule-bule yang hendak mengunjungi Indonesia di kemudian hari.
Padahal, kata @lami.la, setelah keliling dunia, ia merasa bahwa masyarakat Indonesia merupakan salah satu yang paling ramah di dunia.
"Untung ada bapak ini di video, dia bisa membantu bule ini, dia kasih tahu kalau orang salat tidak boleh diganggu. Itu yang harus kita kasih tahu, bukan main tangan langsung," imbuhnya.
Hingga Kamis (24/2/2022) siang, video @lami.la sudah mendapat lebih dari satu juta likes dengan puluhan ribu dukungan dari warganet di kolom komentar.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Yati Surachman Pindah Agama ke Kristen, Ternyata Pernah Khatam Al-Quran
-
Viral, Petugas Swab Ambil Sampel Covid-19 Anak Kecil Bikin Emosi Publik, Netizen: Kayak Ngaduk Kopi
-
Dipeluk hingga Dipijit Bule di Amerika, Luna Maya: Sakit Sayang
-
Bakal Gelar Aksi 2502 untuk Bela Muslim India, PA 212 Minta Larangan Hijab Dihapus
-
Bela Muslim India, PA 212 Bakal Gelar Aksi 2502 di Depan Kedubes India Jumat Lusa
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais