SuaraJogja.id - Musik tradisional secara umum dikenal sebagai seni budaya yang sejak lama turun temurun telah hidup dan berkembang di daerah tertentu.
Musik tradisional tersebar hampir di seluruh pelosok negeri dan setiap daerahnya mempunyai ciri khas yang berbeda.
Sementara itu, menurut Purnomo (2010) bahwa seni musik tradisional merupakan musik yang lahir, tumbuh dan berkembang di seluruh wilayah kepulauan (Indonesia) dan hal ini kebiasaan turun-temurun yang masih di jalankan dan di pelihara oleh masyarakatnya.
Jadi dapat disimpulkan bahwa musik tradisional merupakan musik yang lahir dan berkembang di daerah atau wilayah tertentu dan dilakukan serta dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakatnya.
Baca Juga: 5 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia, Berasal dari Sabang sampai Merauke
Selain itu musik tradisional memiliki ciri-ciri akan disampaikan pada penjabaran di bawah ini.
Ciri Ciri Musik Tradisional
Musik tradisional mempunyai karakteristik yang khas, baik dari segi melodi maupun aransemen khas.
Musik tradisional tidak ditulis atau didokumentasikan dan diturunkan dengan cara lisan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini ciri-ciri musik tradisional.
- Ide musik baik vokal maupun cara memainkan peralatannya ditularkan dan diwariskan secara langsung tidak tertulis yang kemudian dihafalkan;
- Jika dengan vokal, syair lagunya harus berbahasa daerah;
- Alunan melodi dan iramanya juga menunjukkan ciri khas kedaerahan
- Menggunakan alat-alat musik khas daerah.
Selain itu, ada beberapa ciri ciri lain yang menandakan suatu musik menjadi seni musik tradisional.
Baca Juga: Contoh Alat Musik Ritmis Tradisional dan Modern, Sudah Tahu Belum?
- Syair dan melodinya menggunakan bahasa dan gaya daerah setempat
- Dipelajari secara lisan atau mulut ke mulut dari generasi lama ke generasi penerusnya
- Menggunakan instrumen atau alat musik khas daerah setempat
- Cenderung dapat dipelajari secara lisan
- Cenderung bersifat informal, meskipun beberapa seni musik tradisional dianggap sakral dan digunakan untuk upacara adat maupun keagamaan.
- Pengolahannya berdasarkan cita rasa masyarakat dan pendukungnya meliputi nilai kehidupan tradisi, pandangan hidup, pendekatan fasafah, rasa etis dan estetis, serta ungkapan budaya lingkungan yang diterima sebagai tradisi pewarisan yang dilimpahkan ke generasi selanjutnya
- Tidak memiliki notasi, artinya seniman musik tradisional langsung belajar dengan cara mendengarkan dan mempraktikannya tanpa melihat catatan atau not balok
- Musik tradisional merupakan budaya turun-temurun dari masyarakat dan bahkan memiliki sistem pewarisan (seperti upacara adat atau syarat adat tertentu) yang dilakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi.
Berita Terkait
-
Sosok Bejo Sandy: Melestarikan Rinding Malang sebagai Warisan Seni dan Budaya
-
Banyak yang Mulai Terlupakan, Ini 5 Alat Musik Tradisional Suku Mandar di Sulawesi Barat
-
Upaya Melindungi Musik Tradisional Indonesia
-
Maju Makmur, Band Anak-Anak yang Populerkan Lagi Lagu Daerah
-
Jenis dan Asal Usul Angklung yang Jadi Ikon Google Doodle Hari Ini
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo