SuaraJogja.id - Kehadiran suporter PSS Sleman di Bali untuk memberikan dukungan disambut baik oleh Kapten tim PSS Sleman Muhammad Bagus Nirwanto. Dukungan itu tentunya makin meningkatkan motivasi pemain menjalani dua laga tersisa di BRI Liga 1 2021/2022.
"Ini sangat bagus bagi tim PSS Sleman. Sleman Fans bisa memberikan dukungan serta motivasi kepada para pemain secara langsung. Itu yang membuat kami para pemain bergairah," kata Bagus, dikutip dari laman resmi klub, Rabu.
Menurut dia, kehadiran Sleman Fans membuat skuad Super Elang Jawa bergairah untuk memenangkan pertandingan pekan ke-33 melawan Persela Lamongan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (24/3) besok.
"Semoga kedatangan Sleman Fans di sini membuat para pemain bermain maksimal dan habis-habisan di pertandingan besok. Kami ingin memberikan kado kemenangan bagi Sleman Fans serta masyarakat Sleman pada umumnya," ucap Munyeng, sapaan akrabnya.
Sementara itu, pelatih PSS I Putu Gede Swisantoso juga memberikan respons positif mengenai kedatangan Sleman Fans yang siap memberikan dukungan langsung kepada penggawa Laskar Sembada di Bali.
"Mereka adalah bagian dari tim ini yang datang untuk memberikan motivasi. Sleman fans adalah pemain ke-12 bagi saya. Mereka datang dengan semangat positif serta mengawal kami untuk berangkat pertandingan," ujarnya.
Pria kelahiran Surabaya itu juga menyatakan bahwa kedatangan Sleman Fans harus diberikan apresiasi positif dari tim PSS karena ini menjadi motivasi bagi Bagus Nirwanto dan kolega untuk menghadapi Laskar Joko Tingkir.
"Kedatangan mereka harus diberikan kebanggaan, apresiasi dan diberikan hadiah yang terindah untuk mereka. Inilah kedatangan mereka kedua di Bali jangan sampai dikecewakan," tegas Putu.
Saat laga kontra Persita Tangerang dan Persipura Jayapura, Bagus Nirwanto dkk juga merasakan pengalaman yang serupa, yakni mendapatkan suntikan semangat dari suporter yang rela terbang ke Bali.
Baca Juga: Bali United Selangkah Lagi Juara BRI Liga 1, Papan Bawah Ketar-ketir Hindari Degradasi
"Saya pikir pertandingan besok menjadi motivasi dan grand final bagi kami tim PSS Sleman dan kita harus merebut poin penuh besok," pungkasnya.
Saat ini, PSS menempati peringkat ke-14 klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 dengan koleksi 33 poin dan hanya terpaut tiga poin dari batas atas zona degradasi yang dihuni Persipura Jayapura.
Dengan dua pertandingan yang tersisa, PSS setidaknya membutuhkan empat poin tambahan untuk bertahan di Liga 1 musim depan, sementara Persela sudah dipastikan tersingkir bersama Persiraja Banda Aceh. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Bali United Selangkah Lagi Juara BRI Liga 1, Papan Bawah Ketar-ketir Hindari Degradasi
-
Persib Pincang Tanpa 4 Pemain Lawan Persik, Robert Alberts Pusing Cari Pengganti
-
LIB: Liga 1 Musim Depan Kemungkinan Masih Gunakan Sistem Bubble
-
Empat Pemain Absen, Widodo C Putro: Persita Siap Ladeni Barito Putera
-
Arema FC Bidik Kemenangan Lawan Persikabo
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!