SuaraJogja.id - Sebuah cuitan diunggah oleh pemilik akun Twitter @EdiGamers21 menjadi viral lantaran dirinya belum lama ini diduga mengalami penipuan oleh seorang driver ojek online atau ojol saat membeli sebuah iPad di Marketplace.
Kejadian ini bermula saat dirinya berniat membeli sebuah iPad untuk hadiah yang akan diberikan kepada sang kekasih.
Dia pun akhirnya memutuskan membeli iPad dengan tipe Pro 2021 M1 dan sebuah pen tab dengan merk yang sama di sebuah marketplace dan akan diantar menggunakan layanan ojek online.
Akan tetapi setelah lama menunggu, barang yang dibelinya tak kunjung datang. Hingga Edi mendapatkan sebuah notifikasi bahwa barang yang dipesannya telah diterima namun dengan status tidak jelas.
Merasa dirinya belum menerima barang tersebut, akhirnya Edi mengirimkan komplain kepada pihak marketplace dimana dia membeli iPad tersebut.
Sementara itu, Edi berupaya untuk menghubungi pihak driver ojol yang mengantar barang pesanannya itu. Namun panggilnnya tak kunjung mendapat jwaban dari driver ojol tersebut.
Alhasil setelah semalaman mencoba, ia mendapatkan sebuah notifikasi yang berisi pesan singkat dari driver ojol tersebut pada keesokan harinya.
Edi menyebut, pihak driver ojol tersebut sempat menjatuhkan barang pesanannya ketika dalam proses pengantaran.
Adapun yang membuat Edi curiga yakni sang driver tersebut sangat ingin mengetahui barang yang dipesan Edi.
Baca Juga: Salah Kirim, Pembeli Pesan 2 Pisang Nugget via Ojol Malah Dapat Modal Usaha
Dalam tread tersebut, Edi menjelaskan bahwa pihak ojolnya bakal melakukan investigasi kepada driver yang mengantar barangnya tersebut.
Namun Edi merasa seakan digantung oleh pihak ojol dan marketplace dengan menunggu tanpa adanya kepastian.
Akhirnya Edi mendapat kejelasan terait driver ojol tersebut setelah dibantu oleh pihak kepolisian Indrotribes daerah Depok melalui satuan tugas atau satgasnya.
Berdasarkan informasi yang di berikan oleh pihak satgas, Edi merupkan korban kelima yang kena tipu oleh driver ojol tersebut. Adapun berdasarkan pengakuan rekan sesama driver, pelaku memang sudah bermasalah sejak lama.
Edi menyebutkan, pelaku sempat diintogasi oleh pihak layanan ojol tersebut di kantor cabang Depok. Namun driver tersebut enggan mengakui perbuatannya hingga pihak keluarganya turut dipanggil ke kantor.
Berdasarkan hasil dari introgasi tersebut, diketahui jika iPad milik Edi digadai oleh driver tersebut sebesar Rp6 juta. Adapun driver tersebut sudah menggunakannya sebesar Rp2 juta. Diduga uang tersebut digunakannya untuk berjudi online.
Berita Terkait
-
Salah Kirim, Pembeli Pesan 2 Pisang Nugget via Ojol Malah Dapat Modal Usaha
-
Driver Ojol Lagi Antar Makanan, Malah Berakhir Ikut Karaoke sama Pemilik Rumah
-
Viral! Tak Terima Ongkir Cuma Sedikit, Driver Ojol Malah Minta Customer Ambil Sendiri Pesanan Makanannya
-
Viral Ojol Gelapkan Ipad Baru Pesanan Konsumen Bikin Geger, Publik Geram
-
Dapat Penumpang Jelang Maghrib, Driver Ojol Ini Diajak Buka Bersama di Restoran
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais