Chef Hotel Hyatt, Palagan Yudanta Ari Widodo menunjukkan jajanan pasar Potrojayan yang sudah diplating dan dihias olehnya bersama para pedagang (kontributor/uli febriarni)
"Praktik meningkatkan kualitas dan tampilan jajanan pasar, kali pertama kami selenggarakan di pasar Potrojayan, Madurejo, Prambanan," terangnya.
Chef Hotel Hyatt, Palagan Yudanta Ari Widodo menilai, secara umum jajanan pasar yang disajikan di pasar Protojayan sudah cukup bagus, memiliki cita rasa enak.
"Hanya saja masih perlu perbaikan di teknik penyajian (plating) atau penyajian tampilan," kata dia.
Ia mendorong pedagang jajanan pasar belajar memilih hiasan makanan yang sesuai dengan rasa.
"Kalau makanan manis bisa dihias dengan edible flower. Makanan bercita rasa asin bisa dihias dengan potongan cabai, dan lain-lain. Makanan enak tanpa hiasan bagai gadis tanpa make up," kelakarnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen