SuaraJogja.id - Badan kesehatan Irlandia, Sabtu (28/5/2022), mengungkapkan, negara tersebut sudah mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet.
Kasus dugaan terpisah juga sedang diselidiki dan hasil tes sedang ditunggu, kata Eksekutif Layanan Kesehatan (HSE) dalam pernyataannya.
Sekitar 20 negara di mana cacar monyet tidak endemi sudah melaporkan wabah penyakit virus itu, dengan lebih dari 200 infeksi yang terkonfirmasi atau diduga sebagian besar di Eropa.
Sebelumnya, Argentina juga telah mengonfirmasi kasus cacar monyet pertama di Amerika Latin.
Spanyol, Inggris dan Portugal adalah negara-negara dengan kasus paling banyak wabah yang biasanya ditemukan di bagian Afrika Barat dan Tengah.
Sebagian besar infeksi yang dilaporkan di seluruh dunia sejauh ini tidak serius. Banyak, tetapi tidak semua, orang-orang yang didiagnosis dalam wabah cacar monyet baru-baru ini adalah laki-laki yang berhubungan intim dengan sesama laki-laki.
Gejalanya meliputi demam dan ruam kulit. [ANTARA]
Berita Terkait
-
WHO Peringatkan Soal Penyebaran dan Gejala Serius Cacar Monyet
-
Cacar Monyet Masuk Irlandia, Setelah Mewabah di Spanyol, Inggris dan Poltugal
-
Cacar Monyet Tembus 200 Kasus, WHO Imbau Masyarakat Tak Lepas Masker
-
Pejabat Kesehatan Duga Virus Cacar Monyet Sudah Menyebar di Inggris Bertahun-tahun yang Lalu
-
Penyakit Cacar Monyet, Ini Penjelasan Lengkap Tentang Suspek, Probable, Kontak Erat dan Discarded di Indonesia
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan