SuaraJogja.id - Kerjasama antara Indonesia dan Bahama terus dijaga untuk kedepannya. Setidaknya ada tiga kerjasama yang menjadi priortas untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara ini
Duta Besar (Dubes) RI untuk Kuba merangkap Kepulauan Bahama, Nana Yuliana mengatakan akan berupaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan Bahama, terutama melalui diplomasi ekonomi serta kerja sama di bidang politik dan sosial budaya.
"Terdapat tiga kerja sama konkret yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat oleh Indonesia dan Bahama, yakni perjanjian konsultasi bilateral, perjanjian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, serta kerja sama antar universitas dan pemberian beasiswa untuk mempererat upaya peningkatan people-to-people connectivity," kata Nana Yuliana, saat menyerahkan surat kepercayaan (credentials) kepada Gubernur Jenderal Bahama, Sir Cornelius Alvin Smith di Nassau, Bahama, pada Senin (13/6/2022).
Nana juga menyampaikan perkembangan informasi terkait prioritas diplomasi Indonesia, seperti kebijakan sektor kesehatan RI selama masa pandemi Covid-19, presidensi Indonesia pada G20, peran Indonesia dalam kegiatan Platform Global untuk Pengurangan Risiko Berencana sesi ke-7, dan isu-isu global lainnya.
Alvin Smith memberi ucapan selamat kepada Nana yang secara resmi menyampaikan surat-surat kepercayaan kepada pemerintah Bahama.
Dia lanjut menyoroti 45 tahun hubungan Indonesia-Bahama dan mendorong lebih lanjut kemitraan kedua negara.
Hubungan Indonesia–Bahama dapat fokus pada empat klaster kerja sama, yakni di bidang perubahan iklim, keamanan maritim, isu-isu global, dan pencalonan pada organisasi internasional, katanya.
"Selain itu, pariwisata juga dapat dijadikan sektor kerja sama yang menguntungkan. Bahama akan memberikan dukungan untuk peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Bahama," ujar Alvin Smith.
Selama berada di Bahama, Dubes Nana juga bertemu dengan sejumlah mitra penting, termasuk pejabat di kementerian luar negeri Bahama, kamar dagang dan industri dan media setempat, untuk membahas upaya peningkatan hubungan kedua negara.
Untuk itu dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan undangan kepada para pelaku bisnis Bahama untuk hadir pada forum bisnis Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) dan pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan diselenggarakan pada Oktober 2022.
Hubungan diplomatik Indonesia-Bahama dimulai pada 1977. Di bidang politik, dalam beberapa pencalonan Indonesia pada sejumlah organisasi multilateral, Bahama selalu memberikan dukungannya, seperti pada Economic, Social and Cultural Council (ECOSOCC) dan International Maritime Organization (IMO).
KBRI Havana mencatat saat ini ada 17 warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Bahama, sebagian besar bekerja di sektor perhotelan dan perminyakan. Ada pula WNI yang menikah dengan warga setempat. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Wakil Presiden Ma'ruf Amin Ingin Perkuat Hubungan Bilateral Dengan Bosnia Herzegovina
-
Bertemu di Singapura, Prabowo Bahas Hubungan Pertahanan Bilateral dengan Menhan AS
-
Indonesia-Australia Teken Kerjasama Penguatan Ketahanan Pangan
-
Dikunjungi PM Australia, Jokowi Tekankan Pentingnya Perkuat Kerjasama
-
Mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti Terjaring OTT KPK, Gibran: Kerjasama Tetap Lanjut
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!