SuaraJogja.id - Belum lama ini kabar mengenai larangan menggunakan sendal jepit saat berkendara terutama bagi pengemudi motor menjadi kontroversial dan viral di media sosial.
Seperti diketahui, imbauan menggunakan alas kaki sesuai standar keamanan berkendara sebenarnya telah tertuang dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 1992. Salah satunya adalah aturan mengenai alas kaki yang memadai perlu digunakan saat berkendara terutama bagi pengendara sepeda motor.
Namun aturan ini justru malah menuai banyak protes dari masyrakat. Tak sedikit masyarakat yang terang-terangan melayangkan keberatan atas kebijakan tersebut.
Salah satuya seorang laki-laki yang turut memberikan tanggapannya mengenai imbauan untuk tidak menggunakan sendal jepit saat berkendara tersebut melalui sebuah rekaman video.
Alih-alih protes dengan nada marah, laki-laki itu justru berikan tanggapan menohok sekaligus solutif hingga menjadi sorotan warganet.
Dalam unggahan video yang dibagikan oleh akun Instagram @underc0ver.id pada Mingggu (19/6/2022), tampak seorang laki-laki memberikan tanggapan mengenai video penjelasan mengenai imbauan untuk tidak menggunakan sendal jepit saat berkendara yang diberikan oleh seorang polisi.
Dalam unggahan tersebut, menampilkan sebuah potongan video seorang polisi mengatakan salah satu alasan masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan sandal jepit saat berkendara menggunakan motor.
“Karena sandal jepit guys, tidak bisa melindungi kaki ketika kena plecikan batu kerikil,” kata polisi itu dalam video, dikutip SuaraJogja.id pada Selasa (21/6/2022).
Kemudian, dalam cuplikan video yang berbeda, tampak seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya itu turut memberikan tanggapan, ia setuju dengan statement yang dikatakan oleh aparat kepolisian tersebut mengenai imbauan untuk tidak menggunakan sandal jepit saat berkendara yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Baca Juga: Berapa Denda Tilang Naik Motor Pakai Sendal Jepit? Segini Besaran Dendanya!
Namun menariknya, laki-laki tersebut malah berikan tanggapan menohok dan mengaitkan imbauan tersebut dengan penanganan fasilitas publik yang kurang baik. Menurutnya imbauan tersebut harus diimbangi dengan perbaikan fasilitas publik salah satunya jalan berlubang.
“Benar, seratus persen benar pak, tapi kerikil-kerikil yang ada dijalan berasal dari jalan yang rusak dan berlubang. Maka dari itu, sebaiknya alangkah baiknya imbauan untuk tidak menggunakan sendal jepit saat memakai sepeda motor diimbangi dengan perbaikan jalan yang berlubang pak,” ujar laki-laki di video tersebut
Unggahan tersebut pun menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang memiliki pendapat yang sama dengan laki-laki dalam video tersebut.
“Kok pemuda itu pintar ya,” tulis @fariedsyafarie.
“Sebaiknya jalan yang dibenerin pak, bukan sandal jepit yang disalahin,” tulis @mayangmano.
“Bener sih disuruh pakai sepatu soalnya polisinya paham medan jalan di Indoensia ga bagus alias banyak belubang dan rusak. Lebih menekan masyarakat pake sepatu daripada perbaikan jalan,” tulis @wagi03.
Berita Terkait
-
Sejarah Sandal Jepit, Naik Motor Pakai Sendal Jepit Bakal Ditilang?
-
Ketentuan Dam Haji yang Perlu Dipahami Jemaah Haji 2022
-
Gegara Imbauan Tak Pakai Sandal Jepit saat Naik Motor, Lihat Apa yang Dipakai Pria Ini Pergi Jumatan
-
Polda Sumbar: Tak Ada Penilangan Pengendara yang Pakai Sendal Jepit
-
Dam Haji Apa Saja? Simak Penjelasannya Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais