SuaraJogja.id - Kisruh terjadi saat perhelatan Porprov Jawa Timur untuk cabang olahraga pencak silat. Kejadian terjadi saat laga tanding Jember melawan Surabaya. Pemilik akun @riodanangk_ menjadi salah satu dari banyak akun yang ikut membagikan video kejadian tersebut di TikTok (29/6/2022).
Dalam video tersebut terlihat dua atlet saling tarung dengan intens. Lalu tampak atlet dari sudut merah yang melancarkan pukulan bertubi-tubi ke area bawah leher atlet sudut biru. Hal tersebut lalu menyebabkan atlet dari sudut biru tumbang.
Tidak berapa lama kemudian, terlihat petugas kesehatan yang berlari masuk ke dalam arena untuk memeriksa keadaan atlet sudut biru.
“Mungkin banyak yang melihat dan bertanya-tanya. Mas kan itu sasaran tidak mengenai kepala, kok bisa yang merah kalah diskualifikasi.” tulis @riodanangk_ pada video tersebut.
Pemilik video lalu melanjutkan hendak menjawab pertanyaan tersebut. Ia akan menjawab dengan dua sudut pandang berbeda. Dari sudut pandang kamera yang menangkap jalannya turnamen, serta dari sudut pandang wasi dan para juri.
“Dari pandangan kamera benar, sudut merah tidak melakukan pelanggaran. Serangan juga mengenai sasaran.” begitu tulis @riodanangk_.
“Kesalahan sudut merah menurut pandangan wasit adalah ketika memukul, sudut merah melakukan tarikan dibelakang (baju atlit sudut biru) lalu memukul.” terang @riodanangk_.
Video lantas diedit dengan lebih lambat oleh @riodanangk_ agar para warganet bisa melihat lebih jelas hal tersebut. Terlihat atlit sudut merah menarik jumbai baju atlit sudut biru ke bawah.
“Memukul sambil megang anggota tubuh lawan tidak boleh, harusnya tangkapan tangan dilepaskan dulu,” tulis @dimasprakasa302.
“Betul tangkapan atau tarikan tidak boleh sambil memukul,” jawab @riodanangk_ membalas komentar tersebut.
“Pukulan awal emng ga kena mas tapi pas badan yang biru nyerong iku kan pukulan terakhir" tertutup dengan badan jadi agak ga kelihatan,” tambah @bagusadjha77.
“Nah pandangan kamera,” balas @riodanangk_.
“Owalah, nah ini penjelasan paling clear nih.. dia memukul dg tangan yg satu masih melakukan tangkapan,” tulis @soracikyuu_.
Warganet juga memohon doa untuk pemulihan atlet dari sudut biru yang tumbang dalam turnamen tersebut.
“Bantu doa untuk ttmn sy dari sdut biru agar cpt smbuh. trimakasih,” doa @bakpaolucuuu untuk atlit di sudut biru.
Berita Terkait
-
Ricuh Pertandingan Pencak Silat Porprov Jatim, Kursi Melayang ke Meja Panitia
-
Warga Tak Temukan Aktivitas Khilafatul Muslimin di Sumsel Janggal: Salat Berjemaah, Pencak Silat dan Memanah
-
Momen Iko Uwais Pamer Gaya Pencak Silat di Depan Yamaha NMAX, Tetap Sangar seperti di Film
-
Tetangga Belum Ikhlas, Banyak Pencak Silat saat Indonesia Bangun Industri Baterai Kendaraan Listrik
-
Abas Akbar Ditunjuk PB IPSI sebagai Pelatih Timnas Pencak Silat Indonesia
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat