SuaraJogja.id - Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti mengaku sulit memilih pemain utama yang akan bertanding pada Piala AFF U-16 di Yogyakarta. Persiapan tim masih terus dilakukan untuk melawan Filipina di laga perdana nanti.
"Soal pemain siapa yang main besok, bingung terus terang. Kali ini saya bingung," kata Bima kepada awak media, Jumat (29/7/2022).
Namun kebingungan itu diakui Bima bukan sebagai suatu hal yang negatif. Melainkan lebih kepada kekuatan tim yang memang lebih merata.
Sehingga kemudian tugas pelatih untuk menyatukan mereka menjadi sebuah kesatuan tim yang utuh. Sehingga dapat memberikan hasil maksimal dalam ajang Piala AFF U-16 mendatang.
"Dalam artian bingung bukan berarti (negatif) maksud saya tim ini lebih merata. Semuanya bagus. Jadi pelatih harus bisa meramu mereka dengan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki kemudian menjadi kekuatan tim," terangnya.
Bima menuturkan dalam ajang Piala AFF U-16 kali ini pihaknya telah mendaftarkan 28 pemain. Dari awal yang sempat memanggil sekitar 30 pemain.
"Memang rata-rata mereka, 28 (pemain) yang hadir ini sudah sering keluar masuk (tim) karena kita memberikan motivasi mereka. Saat kita coret kalian harus bangkit, melalui EPA (Elite Pro Academy), Soeratin dan kompetisi-kompetisi junior lainnya. Dan luar biasa progres mereka di klub," paparnya.
Piala AFF U-16 sendiri akan diselenggarakan di Stadion Maguwoharjo Sleman dan Stadion Sultan Agung Bantul. Pada laga perdana, tim muda Garuda Indonesia akan menghadapi Filipina di Stadion Maguwoharjo Sleman pada (31/7/2022) malam.
Sebagai informasi Timnas Indonesia U-16 kali ini berada di Grup A bersama dengan Vietnam, Singapura, dan Filipina.
Berita Terkait
-
Waspadai 3 Pemain Vietnam U-16 Jebolan Jerman, Bima Sakti Siapkan Antisipasi
-
Tak Fokus ke Vietnam, Timnas Indonesia U-16 Pantang Anggap Remeh Filipina dan Singapura di Piala AFF U-16 2022
-
Kualitas Pemain Timnas Indonesia U-16 Bagus dan Merata, Bima Sakti Sampai Bingung Tentukan Starter
-
Filipina Luluh Lantak Diguncang Gempa Berkekuatan 7.0, Enam Orang Tewas
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan